Senin, 9 Maret 2026

Kulit Wajah Jokowi

Kulit Wajah Jokowi Berubah Munculkan Berbagai Spekulasi Penyakit, Ini Penjelasan Ajudan

Kulit wajah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan publik lantaran menimbulkan perubahan visual pada wajahnya.

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Kulit Wajah Jokowi Berubah Munculkan Berbagai Spekulasi Penyakit, Ini Penjelasan Ajudan
Tribunnews
KULIT WAJAH - Wajah Presiden ke-7 RI Jokowi ramai diperbincangkan publik karena terlihat berbeda dari biasanya. Terlihat adanya bercak atau flek hitam di area wajah dan leher. Selain itu, kondisi rambut dan bagian kepala Jokowi juga menjadi sorotan, terutama karena terlihat menipis di beberapa bagian. (Tribun) 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kulit wajah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan publik lantaran menimbulkan perubahan visual pada wajahnya.

Perubahan wajah Presiden Jokowi sempat menimbulkan berbagai spekulasi di media sosial.

Ada yang menduga Jokowi menderita penyakit autoimun hingga kabar tidak berdasar mengenai Steven Johnson Syndrome (SJS), penyakit langka yang menyerang kulit dan membran mukosa.

Terlihat adanya bercak atau flek hitam di area wajah dan leher. Selain itu, kondisi rambut dan bagian kepala Jokowi juga menjadi sorotan, terutama karena terlihat menipis di beberapa bagian.

Baca juga: Polemik Ijazah Belum Selesai, Kini Tahun KKN Jokowi Pun Ikut Disorot Karena Adanya Ketidaksesuaian

Ajudan Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, memastikan bahwa kondisi fisik mantan Gubernur DKI Jakarta itu secara umum dalam keadaan baik.

Namun, ia mengakui adanya peradangan akibat alergi yang memengaruhi tampilan wajah Presiden.

“Sedang proses pemulihan. Secara visual kita bisa lihat Bapak memang agak berubah. Secara fisik oke, tidak ada masalah. Secara medis disampaikan alergi beliau menyebabkan peradangan. Tapi saat ini pemulihannya mulai membaik,” ujar Syarif saat ditemui di Solo, Minggu (22/6/2025).

Kompol Syarif menegaskan bahwa informasi Jokowi menderia Autoimun dan Steven Johnson Syndrome adalah hoaks.

“Wah, hoaks itu, enggak benar itu,” kata Syarif dalam pernyataannya pada Kamis (5/6/2024), membantah kabar yang menyebut Jokowi mengalami SJS.

Syarif juga memastikan bahwa Jokowi tidak merasakan gejala seperti panas atau gatal yang biasa menyertai kondisi serius tersebut.

“Beliau enggak ada ngerasain panas, enggak ada ngerasain gatal. Jadi, pure hanya alergi biasa. Autoimun juga, enggak,” tegasnya.

Baca juga: Roy Suryo Ancam Jalur Hukum Jika Jokowi Tak Ralat Soal Dosen Pembimbing Skripsi

Absen di Hari Lahir Pancasila karena Alergi Kulit

Kekhawatiran mengenai kesehatan Jokowi kian mencuat setelah ia tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2025).

Syarif menyebutkan bahwa ketidakhadiran Presiden saat itu disebabkan oleh efek alergi kulit yang masih dalam masa pemulihan.

“Bapak saat ini sedang pemulihan dari alergi kulit pasca pulang dari Vatikan,” jelasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved