Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Ancam Jalur Hukum Jika Jokowi Tak Ralat Soal Dosen Pembimbing Skripsi
Pakar telematika sekaligus mantan Menpora RI, Roy Suryo, melayangkan ultimatum keras kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasus-Ijazah-Presiden-Jokowi-xcn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Pakar telematika sekaligus mantan Menpora RI, Roy Suryo, melayangkan ultimatum keras kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), terkait pernyataan lama yang menyebut Ir. Kasmudjo sebagai dosen pembimbing skripsinya di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Roy meminta Jokowi segera meralat pernyataan tersebut dalam waktu 3x24 jam, menyusul klarifikasi langsung dari Kasmudjo yang secara tegas membantah telah menjadi dosen pembimbing akademik maupun skripsi Jokowi.
Sebagai informasi, Kasmudjo yang merupakan pensiunan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut telah menyangkal dirinya disebut sebagai dosen pembimbing akademik maupun dosen pembimbing skripsi Jokowi semasa kuliah.
Baca juga: Gibran Tekankan Pentingnya Etika dan Critical Thinking dalam Penggunaan AI di Sekolah
Hal ini dia sampaikan saat ditemui langsung oleh Rismon Hasiholan Sianipar di kediamannya di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Balige Academy pada Sabtu (14/6/2025), terlihat Rismon menjelaskan maksud kedatangannya ke rumah Kasmudjo.
Pakar digital forensik tersebut ingin bertanya tentang pengakuan Jokowi soal Kasmudjo adalah dosen pembimbing skripsinya.
"Tentang ini, pembimbing skripsi itu lho, Pak," katanya, dilansir TribunJatim.com.
"Pembimbing skripsi umurnya harus di atas 50," jawab Kasmudjo.
Lalu, Rismon menanyakan soal cerita Jokowi pada 2017 silam yang menyebut Kasmudjo adalah dosen pembimbingnya.
"Bukan Pak, yang tahun 2017, kan Bapak tampil di TV bersama Pak Jokowi. Pak Jokowi mengatakan bolak-balik bimbingan skripsi," kata Rismon.
"Itu yang salah. Saya baru [golongan, red.] IIIB tidak bisa bimbing," ujar Kasmudjo.
Rismon pun mencoba kembali menekankan bahwa Kasmudjo bukan dosen pembimbing Jokowi, baik skripsi maupun akademik.
Baca juga: Jaksa Sita iPad dan Laptop Tom Lembong di Rutan: Diduga Berisi Upaya Ganggu Penuntutan
"Bapak saat itu berarti bukan pembimbing skripsi? Bukan pembimbing akademik?" tanya Rismon.
"Sudah, bukan. Bukan [pembimbing akademik]," kata Kasmudjo, sembari menutup pintu bagi Rismon Sianipar.
"Maaf, maaf, ndak bisa yah," katanya.