Berita Nasional
Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari per Pekan Usai Lebaran
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyiapkan langkah efisiensi energi dengan mendorong pola kerja lebih fleksibel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ASN-WFH-Menteri-Koordinator-Bidang-Perekonomian-Airlangga-Hartarto.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemerintah akan menerapkan WFH satu hari per pekan sebagai upaya menekan konsumsi energi.
- Kebijakan ini dipicu kenaikan harga minyak global dan ditargetkan menghemat BBM hingga sekitar 20 persen.
- WFH berlaku untuk ASN dan diimbau bagi swasta, dengan pengecualian layanan publik tetap berjalan normal.å
TRIBUNGORONTALO.COM -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyiapkan langkah efisiensi energi dengan mendorong pola kerja lebih fleksibel.
Hal ini akan diberlakukan di tengah tekanan harga minyak global.
Efisiensi dimaksud salah satunya melalui penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan.
Eks Ketum Golkar itu memastikan kebijakan ini akan mulai diberlakukan setelah Idulfitri 2026.
Secara tegas Airlangga menyebut kebijakan tersebut tetap dijalankan meski aturan teknisnya masih dalam proses penyusunan.
Baca juga: Nama 31 Narapidana Korupsi di Gorontalo Dapat Potongan Masa Tahanan Spesial Idulfitri 2026
"WFH akan didetailkan, tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan," ujar Airlangga di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Sabtu (21/3/2026) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Skema ini akan diterapkan bagi aparatur sipil negara (ASN), sekaligus didorong untuk diikuti sektor swasta.
Namun, layanan publik tetap menjadi pengecualian agar operasional tidak terganggu.
Kebijakan ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri dalam pengaturan teknisnya.
"(Berlaku untuk) ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi yang tidak, bukan pelayanan publik. (Koordinasi nanti) ada Kemenaker dan Mendagri," kata Airlangga.
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas terganggunya pasokan energi dan kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.
Dengan mengurangi mobilitas pekerja satu hari dalam sepekan, pemerintah berharap konsumsi bahan bakar bisa ditekan.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut kebijakan ini berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap penghematan BBM.
Ia mengungkapkan bahwa perhitungan awal menunjukkan potensi penghematan mencapai sekitar seperlima dari konsumsi, meskipun angka tersebut masih bersifat kasar.
| Sudah 1.030 Dapur MBG Resmi Ditutup Pemerintah, Kini Mulai Diperketat |
|
|---|
| Presiden Prabowo Minta Laporan BPI Danantara Jujur, Tak Sekadar Menyenangkan Hati |
|
|---|
| Pemuda 19 Tahun Pimpin 2.000 Jemaah Muhammadiyah di Masjid Baitur Rahmah |
|
|---|
| Pura-pura Jadi Wartawan, Pria di Mojokerto Diciduk Saat Terima Rp 3 Juta dari Pengacara |
|
|---|
| NasDem Pertanyakan Efektivitas Potong Gaji Pejabat, Rp 850 Miliar Dinilai Kecil |
|
|---|