Banjir Pohuwato Gorontalo
2 Warga Pohuwato Gorontalo Tewas Gara-Gara Banjir di Wanggarasi
Musibah banjir kembali menimpa Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat malam (20/6/2025) menyebabkan dua desa
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BANJIR-POHUWATO-Petugas-gabungan-dari-TNI-Polri-BPBD.jpg)
“Saya telah memerintahkan OPD maupun instansi terkait untuk turun langsung mengatasi serta memberikan solusi nyata terhadap para korban musibah banjir,” ujar Bupati Saipul.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum bisa hadir langsung di lokasi bencana, dan menyatakan turut berdukacita atas korban yang meninggal dunia di Desa Tuweya.
“InsyaAllah Pemerintah Daerah siap siaga. Pak Wabup juga sudah turun ke lokasi. Kita akan berupaya memberikan langkah konkret bagi para korban, baik yang meninggal maupun yang terdampak,” imbuhnya.
Di lokasi kejadian, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, dan Tagana sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi masih melakukan evakuasi, pendataan, dan penyaluran bantuan darurat.
Mereka membantu warga yang rumahnya terendam air serta mendistribusikan kebutuhan pokok seperti makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan.
Kapolres Busroni mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Ia juga menegaskan bahwa pendataan terus dilakukan secara dinamis karena kondisi lapangan yang terus berubah.
“Kami masih terus melakukan pemantauan dan pendataan. Data bisa berubah sesuai perkembangan di lapangan. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Kapolres, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Hingga Sabtu siang, curah hujan masih cukup tinggi di sebagian wilayah Pohuwato.
Warga yang berada di daerah rawan diimbau untuk siaga dan mengikuti instruksi dari aparat setempat. (*)