Human Interest Story
Umar Airmas Tukang Jahit di Pasar Satya Pradja Gorontalo yang Bertahan Mesi Sepinya Pelanggan
Umar Airmas (66), seorang penjahit pakaian senior di Pasar Satya Pradja Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, membagikan kisah perjuangan hidupnya yang
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Jefri, TribunGorontalo.com
HIS TUKANG JAHIT--Cerita Umar Airmas (66) tukang jahit di Pasar Satya Pradja Kota Gorontalo sepi peminat, Senin (16/6/2025). Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga
Menurut Umar, salah satu penyebab sepinya pasar adalah lokasinya yang tersembunyi, terhalang oleh bangunan lain di depannya.
"Ini kan ada bangunan di depan, harusnya ini dibuka biar masyarakat tahu ini pasar," ujarnya penuh harap.
Umar sangat berharap Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dapat memberikan perhatian dan "warna baru" untuk pasar ini. Apalagi, bangunan pasar itu sendiri dibangun di masa kepemimpinannya.
Kondisi Pasar Satya Pradja sendiri memang memprihatinkan. Penjahit yang tersisa hanya empat orang, selebihnya sudah meninggal dunia.
Lantai dua pasar sudah sepenuhnya kosong, dan sebagian lapak di lantai satu juga sudah tutup. Pasar ini terlihat kotor dan terbengkalai, seolah kehilangan denyut kehidupannya. (*)
Berita Terkait:#Human Interest Story
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|
| Sosok Vecky van Gobel, Eks Juru Sita Pengadilan Gorontalo Kini Jadi Sopir Bentor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HIS-TUKANG-JAHIT-Cerita-Umar-Airmas-66-tukang-jahit-di-Pasar-Satya-Pradja-Kota-Gorontalo.jpg)