Berita Gorontalo

95 Persen Izin Usaha Dikuasai Kuliner, Sektor Hotel Jauh Tertinggal

Sektor kuliner mendominasi nyaris seluruh lanskap perizinan usaha pariwisata di Provinsi Gorontalo.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Istimewa
KULINER GORONTALO -- Rupanya perizinan sektor pariwisata di Gorontalo didominasi usaha kuliner. Sebagai informasi, ini adalah potret kuliner khas Gorontalo bernama Binthe Biluhuta. 

TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo – Sektor kuliner mendominasi nyaris seluruh lanskap perizinan usaha pariwisata di Provinsi Gorontalo.

Fakta mengejutkan terungkap, dari total 1.308 rekomendasi perizinan yang dikeluarkan di tingkat provinsi pada tahun 2018, sekitar 95 persen di antaranya adalah usaha jasa boga seperti rumah makan, kafe, dan katering.

Angka ini menunjukkan kesenjangan signifikan dibandingkan sektor perhotelan.

Sebab, sektor ini hanya menyumbang 3 persen dari total izin, serta sektor pariwisata lainnya yang hanya 2 persen.

Dominasi luar biasa sektor kuliner ini mengemuka dalam Workshop Pengawasan dan Pembinaan Berkelanjutan terhadap Pelaku Usaha Pariwisata yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo pada Kamis, 12 Juni 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Ariyanto Husain, menyoroti fenomena ini sebagai tantangan sekaligus peluang.

Kontribusi Pariwisata Masih Kecil di Tengah Pertumbuhan Pesat

Ariyanto menjelaskan bahwa saat ini, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gorontalo masih didominasi oleh sektor pertanian.

Angka PDRB dari Pertanian sekitar 37 persen, sementara sektor pariwisata hanya menyumbang sekitar 3,8 persen.

Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif justru lebih tinggi dibandingkan sektor pertanian.

Ini mengindikasikan potensi besar pariwisata untuk menjadi motor penggerak ekonomi baru, asalkan sektor-sektor pendukungnya bisa tumbuh seimbang.

"Ini menandakan bahwa kuliner masih menjadi andalan utama dalam ekonomi kreatif kita. Tapi ke depannya, kita harus mulai menyeimbangkan dengan sektor lainnya agar pertumbuhan bisa lebih merata," ujar Ariyanto.

Strategi Penyeimbangan dan Persiapan Desa Kreatif

Workshop ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

Ariyanto Husain menegaskan pentingnya menghidupkan sektor sekunder dan tersier.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved