Jumat, 20 Maret 2026

Berita Viral

"Saya Mau Sekolah Pak!" Tangisan Bocah SD di Sulteng Gara-gara Orang Tua Tak Punya Biaya Pendidikan

Seorang bocah SD di Sulteng histeris saat diminta untuk berhenti sekolah. Dirinya tak ingin putus sekolah sedang sang ayah tak mampu membiayainya lagi

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto "Saya Mau Sekolah Pak!" Tangisan Bocah SD di Sulteng Gara-gara Orang Tua Tak Punya Biaya Pendidikan
Tribun Bogor/net
INGIN SEKOLAH - Nasib Galang Rawadang yang histeris ingin sekolah. Galang Rawadang yang harus menangis histeris setelah tahu orangtuanya tak sanggup lagi membiayai ongkos sekolahnya. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang bocah SD di Sulawesi Tengah (Sulteng) histeris saat diminta untuk berhenti sekolah.

Dirinya tak ingin putus sekolah sedang sang ayah sudah tak bisa lagi membiayai.

Aksi bocah ini pun mengundang perhatian dari netizen.

Dilansir dari Tribun-Medan.com, bocah tersebut bernama Galang Rawadang alias Rawang yang saat ini duduk di bangku SD kelas 2.

Adapun peristiwa memilukan tersebut terjadi di Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Hanya Karena Bersiul, Siswa di Demak Jadi Sasaran Tendangan Gurunya di Bagian Kepala 2 Kali

Diketahui, Rawang sebelumnya tercatat sebagai muris SD di SDN 2 Wakai.

Rawang harus berhenti di kelas 2 Sekolah Dasar.

Hal itu lantaran ayahnya mengatakan jika tak lagi punya biaya untuk menyekolahkan Rawang.

Tak terima disuruh berhenti sekolah, Galang menangis histeris.

Baca juga: Tak Dapat BSU? Masih Ada Bansos Rp400 Ribu dari Pemerintah, Begini Cara Cek Namamu Pakai KTP

Videonya yang sedang histeris itu viral di media sosial.

Di akun Instagram @faktasulteng, video tersebut memperlihatkan seorang anak laki-laki yang mengenakan seragam SD sedang menangis histeris.

Menggunakan bahasa daerah, ia merengek-rengek kepada ayahnya karena ingin sekolah.

Dengan suara terisak dan penuh air mata di depan rumah kayu sederhana, Galang memohon agar bisa terus bersekolah.

"Pak saya mau sekolah," kata Galang.

Baca juga: Update BSU 2025, Penerima PKH Tak Akan Dapat Bantuan Lagi, Ini Peraturannya dari Kemnaker

Diketahui, Galang merupakan siswa SDN 2 Wakai, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

Dia berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Kondisi sang ayah lumpuh dan tidak memiliki penghasilan tetap.

Sementara ibunya pergi meninggalkan mereka, dan kakak perempuannya diasuh orang lain karena kondisi ekonomi.

Sejak kepergian ibunya, Galang hanya tinggal berdua di rumah bersama sang ayah.

Himpitan ekonomi yang menimpa keluarga, menjadikan motivasi bagi Galang untuk terus bersemangat sekolah.

Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn Aquarius Pisces Hari Ini 15 Juni 2025: Cinta, Kesehatan, Karier, Keuangan

Di sekolah, Galang dikenal sebagai siswa yang sangat rajin dan selalu datang paling pagi.

Semangat belajarnya tak pernah surut, meski keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk biaya pendidikan.

Ditambah, usut punya usut, di sekolah Galang kerap dapat tindakan perundungan.

Kondisi sang ayah ditambah pekerjaan tak menentu, membuatnya terpaksa menghentikan sekolah Galang.

Terdengar dalam video yang beredar, ayah Galang tak memiliki uang untuk memberikan ongkos anaknya sekolah.

"Berhenti sekolah ya, papa bilang berhenti, gak ada uang papa ongkosin kamu lagi," ucap ayahnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Libra Scorpio Sagitarius Hari Ini 15 Juni 2025: Cinta, Kesehatan, Karier, Keuangan

Padahal, di balik semangatnya belajar, Galang memendam cita-cita yang mulia.

Pada sang ayah, ia mengaku ingin menjadi orang pintar, sehingga baginya tetap harus bersekolah.

"Saya hanya ingin sekolah pak, saya mau jadi orang pintar," kata Galang.

Setelah viral, video Galang menyita perhatian warganet.

Tak sedikit warganet bersimpati hingga ramai menyarankan untuk membuka donasi.

Baca juga: Harga HP iPhone 14 dan 15 Hampir Sama, Hanya Beda Rp500 Ribu, Cek Perbedaan Spesifikasinya

"Kita open donasi untuk belikan Galang baju sekolah dan sepatu sekolah. Mari meringankan beban orgtuanya," tulis Winda Lestari, yang memviralkan video anak tersebut di Facebook. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved