Rabu, 4 Maret 2026

Berita Viral

Sudah Setor Rp79 Juta, Tapi Gagal Terbang! Modus Licik Pasutri Travel Penipu Terbongkar

Insiden ini terungkap ketika para korban berkumpul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Selasa, 27 Mei 2025.

Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Sudah Setor Rp79 Juta, Tapi Gagal Terbang! Modus Licik Pasutri Travel Penipu Terbongkar
kompas.com
KASUS PENIPUAN-Pasangan suami istri berinisial LS dan HABS diamankan Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) setelah diduga menilap uang sebesar Rp2 miliar dari usaha travel berkedok wisata rohani ke tiga negara, yaitu Mesir, Yerusalem, dan Yordania. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kombes Ronald Sipayung menyebutkan, setidaknya ada 50 orang menjadi korban dalam kasus ini. (Kompas.com) 

Polanya sama, melalui jejaring Facebook, seperti dilansir dari Kompas.com.

Postingan kesediaan menjual ginjal dari Bahar pun dilihat oleh seorang warga asal Makassar Siti Nur Haliza atau Nunu.

Nunu berencana membeli ginjal untuk ibunya, Suryani.

Nunu menghubungi Bahar dan berlanjut ke Farid pada September 2024.

Sebulan berikutnya, Farid, Ayu, Bahar, dan Rina pergi ke rumah Nunu di Makassar untuk membahas transplantasi ginjal ke India.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati harga Rp600 juta yang akan dibayar dalam enam termin.

Saat hendak pergi ke India dari Bandara Juanda Sidoarjo, kedok mereka diketahui oleh petugas imigrasi.

Dalam sidang hari ini, saksi seorang makelar pembuatan visa dan paspor, Noval Hidayatullah, mengaku bahwa para terdakwa menggunakan jasanya untuk keberangkatan ke India.

"Kenal awalnya dari Facebook dan komunikasi melalui telepon suaranya perempuan (Ayu)," kata Noval dalam persidangan, Selasa (10/6/2025).

Baca juga: 5 Fakta Kunci Percobaan Rudapaksa Anak di Pohuwato Gorontalo, Pelaku Kabur Telanjang Terekam CCTV

Noval bilang bahwa untuk pemberangkatan ini, dia diminta membuatkan dua visa medis dan sembilan visa turis, serta paspor untuk masing-masing orang.

Mereka saling mengenal melalui jejaring grup Facebook bernama 'Jasa Pembuatan Paspor'.

"Kenal pertama sama Ayu, Ayu yang nge-chat duluan lewat messenger Facebook. Dia tanya 'Ngurus paspor berapa harganya?'," ucapnya.

Dua visa medis tersebut diperuntukkan bagi satu warga Makassar (penerima ginjal, Suryani) dan satu warga Jatim (pendonor, Rina).

Noval mampu membuat visa medis dengan mulus melalui suatu platform khusus pengelolaannya dari India.

Dia bilang, salah satu syarat seperti surat rekomendasi dari rumah sakit India didapatkan dari Ayu.

Sumber: TribunJatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved