Rabu, 4 Maret 2026

Berita Viral

2 Kasus Kades Terduga Korupsi, dari Kolam Renang Mangkrak Hingga Penipuan Bantuan Perahu

Mantan Kepala Desa Gemarang, Kabupaten Madiun, Suprapti (71), kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2 Kasus Kades Terduga Korupsi, dari Kolam Renang Mangkrak Hingga Penipuan Bantuan Perahu
Getty
KADES KOPSI: Penyidik Kejari Kabupaten Madiun menahan Suprapti (71), mantan Kepala Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (10/6/2025). Suprapti ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka salama empat jam dalam kasus korupsi pembangunan kolam renang yang berada di Dusun Mundu, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, dengan kerugian negara mencapai Rp1 miliar. 

Kasus Lain Menanti di Madiun dan Sukabumi

Selain kasus di Desa Gemarang, Rio juga mengungkapkan bahwa penyidikan kasus pembangunan kolam renang di Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, masih berlanjut. Tim penyidik terus mendalami keterangan dari berbagai saksi.

Sebelumnya, Kejari Kabupaten Madiun telah meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi dua proyek kolam renang yang mangkrak ini – dengan total nilai mencapai Rp1,5 miliar – dari penyelidikan ke penyidikan.

Peningkatan status ini diputuskan setelah tim penyidik melakukan ekspos perkembangan penanganan kasus, yang sebelumnya telah memeriksa 41 orang saksi (20 orang terkait Gemarang dan 21 orang terkait Sukosari).

Di tempat lain, dugaan tindak pidana serupa juga mencuat. Dua nelayan asal Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yakni Nuryaman dan Dihan, melaporkan oknum Kepala Desa Mandrajaya ke Satreskrim Polres Sukabumi pada Rabu (4/6/2025).

Mereka mengaku ditipu oleh sang kades dengan modus tebus bantuan perahu.

Nuryaman mengklaim telah menyerahkan uang Rp29 juta, sementara Dihan Rp33 juta, namun bantuan perahu yang dijanjikan tak kunjung datang.

Bantuan ini disebut-sebut berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) salah satu anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri.

Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, membenarkan adanya laporan tersebut. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved