Berita Viral
Guru SMP Negeri Demak Tendang Kepala Siswa Gara-gara Bersiul saat Ujian Akhir Semester
DM (58) guru SM Negeri di Kawangawen, Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250612_guru_tendang_murid_demak.jpg)
Kuseni menegaskan, penanganan akan dilakukan secara objektif dan profesional, demi melindungi hak semua pihak, khususnya korban.
"Kami juga memberikan ruang kepada keluarga korban untuk memutuskan, apakah kasus ini akan dilanjutkan ke proses penyidikan atau diselesaikan secara kekeluargaan," tutupnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Polda Gorontalo Bidik Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Nani Wartabone
Viral di media sosial
Diketahui video guru menendang siswa ini dibagikan oleh oleh akun Instagram @tkpdemak pada Rabu (11/6/2025) dan telah ditonton ribuan kali.
Dalam video terlihat seorang pria, yang disebut sebagai guru, berdiri di atas meja sambil memarahi seorang siswa yang duduk di depannya.
Guru tersebut kemudian terlihat menendang kepala siswa sebanyak dua kali.
Menurut keterangan unggahan tersebut, peristiwa terjadi di SMP Negeri 1 Karangawen, Demak.
Guru yang bersangkutan diketahui berinisial D dan mengajar mata pelajaran IPA. Sementara siswa yang ditendang disebut berinisial G.
Dalam unggahan disebutkan bahwa guru D diduga menendang siswa G karena mengira siswa tersebut bersiul saat sedang mengerjakan tes.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.
Ia mengatakan telah menugaskan tim untuk menindaklanjuti kasus ini.
“Sudah saya turunkan tim pagi ini untuk klarifikasi dan konfirmasi ke sekolah,” ujar Haris saat dikonfirmasi, Rabu (11/6/2025).
Haris menyatakan belum bisa menyampaikan lebih lanjut terkait motif tindakan guru tersebut karena proses klarifikasi masih berlangsung.
“Saya belum bisa menjelaskan karena tim turun belum selesai,” tambahnya.
Haris menegaskan akan ada tindak lanjut secara administrasi terhadap oknum guru yang menendang muridnya.
"Akan kami tindak lanjut secara administrasi," tegasnya.
(TribunGorontalo.com/Kompas.com/TribunJateng.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan TribunJateng.com