Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

Guru SMP Negeri Demak Tendang Kepala Siswa Gara-gara Bersiul saat Ujian Akhir Semester

DM (58) guru SM Negeri di Kawangawen, Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Guru SMP Negeri Demak Tendang Kepala Siswa Gara-gara Bersiul saat Ujian Akhir Semester
Instagram @majeliskopi08
GURU TENDANG MURID : Tangkapan layar dari Instagram @majeliskopi08 pada Kamis 12 Juni 2025. Guru di SMP N 1 Karangawen, Demak, Jawa Tengah diduga menendang kepala muridnya. Guru itu menduga korban bersiul saat akan mengerjakan tes ujian akhir semester. 

TRIBUNGORONTALO.COM – DM (58) guru SM Negeri di Kawangawen, Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik.

Video DM menendang kepala siswa berinisial GAM (13) mendadak viral di media sosial Instagram.

Melansir dari Kompas.com, siswa kelas VII itu dua kali ditendang oleh gurunya.

Peristiwa itu kini telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Demak setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut. 

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Kuseni, menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Selasa (10/6/2025), saat DM bertugas sebagai pengawas ujian di dalam kelas dan mendengar suara siulan. 

"Pelaku menuju ke arah korban untuk menanyakan sumber siulan tersebut," jelas Kuseni dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (11/6/2025) malam.

Menurut keterangan, si guru awalnya mendengar suara siulan berulang dari dalam ruang ujian. 

GAM kemudian menjelaskan bahwa suara berasal dari luar kelas. 

Guru DM lantas naik ke atas meja di depan korban untuk melihat ke luar melalui ventilasi, namun tidak menemukan siapa pun.   

Ia kembali bertanya kepada siswa, dan GAM menegaskan bahwa dirinya tidak bersiul. 

"Korban dengan tegas menjawab dirinya tidak bersiul sehingga pelaku marah dan menendang korban sebanyak dua kali," kata Kuseni. 

Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian segera mengamankan DM.

Guru tersebut disebut telah mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan. 

"Dibenarkan pelaku dirinya melakukan tindak kekerasan terhadap siswanya dan siap bertanggung jawab atas perbuatannya," ujar Kuseni.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved