Kamis, 12 Maret 2026

Berita Viral

Guru SMP Negeri Demak Tendang Kepala Siswa Gara-gara Bersiul saat Ujian Akhir Semester

DM (58) guru SM Negeri di Kawangawen, Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Guru SMP Negeri Demak Tendang Kepala Siswa Gara-gara Bersiul saat Ujian Akhir Semester
Instagram @majeliskopi08
GURU TENDANG MURID : Tangkapan layar dari Instagram @majeliskopi08 pada Kamis 12 Juni 2025. Guru di SMP N 1 Karangawen, Demak, Jawa Tengah diduga menendang kepala muridnya. Guru itu menduga korban bersiul saat akan mengerjakan tes ujian akhir semester. 

TRIBUNGORONTALO.COM – DM (58) guru SM Negeri di Kawangawen, Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik.

Video DM menendang kepala siswa berinisial GAM (13) mendadak viral di media sosial Instagram.

Melansir dari Kompas.com, siswa kelas VII itu dua kali ditendang oleh gurunya.

Peristiwa itu kini telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Demak setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut. 

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Kuseni, menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Selasa (10/6/2025), saat DM bertugas sebagai pengawas ujian di dalam kelas dan mendengar suara siulan. 

"Pelaku menuju ke arah korban untuk menanyakan sumber siulan tersebut," jelas Kuseni dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (11/6/2025) malam.

Menurut keterangan, si guru awalnya mendengar suara siulan berulang dari dalam ruang ujian. 

GAM kemudian menjelaskan bahwa suara berasal dari luar kelas. 

Guru DM lantas naik ke atas meja di depan korban untuk melihat ke luar melalui ventilasi, namun tidak menemukan siapa pun.   

Ia kembali bertanya kepada siswa, dan GAM menegaskan bahwa dirinya tidak bersiul. 

"Korban dengan tegas menjawab dirinya tidak bersiul sehingga pelaku marah dan menendang korban sebanyak dua kali," kata Kuseni. 

Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian segera mengamankan DM.

Guru tersebut disebut telah mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan. 

"Dibenarkan pelaku dirinya melakukan tindak kekerasan terhadap siswanya dan siap bertanggung jawab atas perbuatannya," ujar Kuseni.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kuseni menegaskan, penanganan akan dilakukan secara objektif dan profesional, demi melindungi hak semua pihak, khususnya korban. 

"Kami juga memberikan ruang kepada keluarga korban untuk memutuskan, apakah kasus ini akan dilanjutkan ke proses penyidikan atau diselesaikan secara kekeluargaan," tutupnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polda Gorontalo Bidik Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Nani Wartabone

Viral di media sosial 

Diketahui video guru menendang siswa ini dibagikan oleh oleh akun Instagram @tkpdemak pada Rabu (11/6/2025) dan telah ditonton ribuan kali. 

Dalam video terlihat seorang pria, yang disebut sebagai guru, berdiri di atas meja sambil memarahi seorang siswa yang duduk di depannya. 

Guru tersebut kemudian terlihat menendang kepala siswa sebanyak dua kali.

Menurut keterangan unggahan tersebut, peristiwa terjadi di SMP Negeri 1 Karangawen, Demak.

Guru yang bersangkutan diketahui berinisial D dan mengajar mata pelajaran IPA. Sementara siswa yang ditendang disebut berinisial G.

Dalam unggahan disebutkan bahwa guru D diduga menendang siswa G karena mengira siswa tersebut bersiul saat sedang mengerjakan tes.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.

Ia mengatakan telah menugaskan tim untuk menindaklanjuti kasus ini.

DATANGI SEKOLAH - Satreskrim Polres Demak mendatangi SMP Negeri di Kecamatan Karangawen, usai mendapat laporan guru tendang siswa. (dok. Polres Demak)
DATANGI SEKOLAH - Satreskrim Polres Demak mendatangi SMP Negeri di Kecamatan Karangawen, usai mendapat laporan guru tendang siswa. (Sumber Foto: Polres Demak)

“Sudah saya turunkan tim pagi ini untuk klarifikasi dan konfirmasi ke sekolah,” ujar Haris saat dikonfirmasi, Rabu (11/6/2025).

Haris menyatakan belum bisa menyampaikan lebih lanjut terkait motif tindakan guru tersebut karena proses klarifikasi masih berlangsung.

“Saya belum bisa menjelaskan karena tim turun belum selesai,” tambahnya.

Haris menegaskan akan ada tindak lanjut secara administrasi terhadap oknum guru yang menendang muridnya.

"Akan kami tindak lanjut secara administrasi," tegasnya.

 

(TribunGorontalo.com/Kompas.com/TribunJateng.com)

 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan TribunJateng.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved