Islamic Center Gorontalo
Dana Rp 3,05 Miliar Masih Menggantung, Proyek Islamic Center Gorontalo Kembali Jadi Sorotan
Proyek ambisius pembangunan Masjid Raya dan Islamic Center Gorontalo kembali mencuat ke permukaan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Islamic-Center-GorontaloHumas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Proyek ambisius pembangunan Masjid Raya dan Islamic Center Gorontalo kembali mencuat ke permukaan.
Sorotan tajam tertuju pada dana sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Gorontalo sebesar Rp 3,05 miliar yang dikumpulkan sejak 2020 hingga 2024.
Sebab hingga Juni 2025, belum jelas apakah dana tersebut akan segera digunakan untuk pembangunan Islamic Center Gorontalo.
Sejumlah ASN mulai angkat suara. Mereka mempertanyakan transparansi dan kelanjutan proyek yang selama ini mereka dukung secara sukarela.
"Tidak tahu juga bagaimana kelanjutannya, belum ada informasi yang kami terima," ungkap seorang ASN yang meminta namanya dirahasiakan saat diwawancarai TribunGorontalo.com.
Baca juga: Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Siap Lanjutkan Pembangunan Masjid Islamic Center Gorontalo
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, akhirnya buka suara.
Ia menegaskan bahwa rencana pembangunan Islamic Center masih tetap berjalan dan bahkan menjadi salah satu prioritas Gubernur Gorontalo saat ini.
"Beliau (Gubernur Gorontalo) mengambil sikap untuk tetap melanjutkan Islamic Center," ujar Sofian kepada awak media, Selasa (10/6/2025).
Meski demikian, Sofian tak menampik adanya hambatan serius yang kini mengganjal kelanjutan proyek.
Salah satu masalah utama adalah status lahan yang hingga kini masih berada di bawah kewenangan sebuah yayasan.
Pemprov, menurut Sofian, tengah melakukan konsolidasi ulang dengan pihak yayasan dan tim pembangunan untuk meninjau kembali lokasi dan konsep proyek.
Beberapa opsi lokasi sempat disebut-sebut dalam wacana internal pemerintah: mulai dari Kelurahan Moodu, kawasan Danau Limboto, hingga area strategis di sekitar Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada satu pun lokasi yang ditetapkan secara resmi.
Baca juga: Adhan Dambea Urai Benang Kusut Pembangunan Islamic Center Gorontalo
"Baru di titik itu sebenarnya upaya Gubernur. Tapi beliau sangat komit untuk menyelesaikan rencana pembangunan ini," tambah Sofian.
Menjawab kekhawatiran publik soal dana yang dikumpulkan dari ASN, Sofian memastikan bahwa anggaran senilai Rp 3,05 miliar tersebut masih aman dan belum digunakan.