Human Interest Story
Rahim Masili, Penjual Nike di Leato Utara Gorontalo, Berjualan Sejak Pagi Buta hingga Tengah Malam
Inilah kisah Rahim Masili (65), pedagang nike di Kelurahan Leato Utara, Kota Gorontalo. Rahim kerap berjualan nike sejak pukul 06.00 - 00.00 Wita set
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rahim-Masili.jpg)
Jika musim hujan, maka jumlah pembeli akan berkurang.
Apalagi tempat jualannya ukuran kecil dengan beratap terpal.
Untuk membunuh rasa kebosanan Rahim ketika berjualan dirinya memilih untuk tidur atau bahkan melamun.
Kadang juga ada teman-teman Rahim yang singgah mengobrol dengannya.
Hal itu dilakukannya karena Rahim tak memiliki handphone.
Baca juga: Dari Teman Kecil Jadi Pasangan Hati: Kisah Cinta Venny Rosdiana Anwar dan Tony Junus
"Ya tidak berbuat apa-apa, duduk-duduk saja, melamun, soal sepi tentu sepi tapi mau ngapain juga. Kadang-kadang ada teman-teman yang datang," terangnya.
Perihal makanan, Rahim kerap diberikan makanan oleh warga sekitar, namun kadang juga sang istri memasak untuknya.
Harga nike yang dijualnya bervariasi tergantung ukuran.
Untuk ukuran dua kaleng dibanderol Rp15 ribu sedangkan jika per kilogram dibanderol Rp30 ribu.
Baca juga: Hiu Paus Botubarani Gorontalo Jadi Primadona, Artis dan Pejabat Ramai-Ramai Berkunjung
Rahim mengaku susah senang menjadi pedagang telah ia lalui.
Ia pun bersyukur sampai dengan sekarang masih bisa berjualan untuk istri di rumah dan tidak membenani ketiga anaknya yang telah menikah.(*)
(TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)
Human Interest Story
HIS
Rahim Masili
Leato Utara
Gorontalo
penjual nike
TribunHIS
TribunGorontalo.com
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|