Grup Facebook Inses

Terungkap! Tampang Admin Grup Facebook Penyuka Inses Ditangkap di Bali, Ternyata Tour Guide

Teka-teki sosok admin grup Facebook 'Cinta Sedarah' yang sempat membuat geger dunia maya dan meresahkan warga Gresik akhirnya terjawab.

Editor: Wawan Akuba
Polres Gresik
ADMIN GRUP FB INSES -- Admin grup Facebook Cinta Sedarah yang sempat membuat dunia maya geger dan mengusik warga Gresik, berhasil diamankan Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Teka-teki sosok admin grup Facebook 'Cinta Sedarah' yang sempat membuat geger dunia maya dan meresahkan warga Gresik akhirnya terjawab.

Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim berhasil menciduk pria yang menjadi otak di balik grup penyuka hubungan sedarah tersebut di Denpasar, Bali.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut cepat aparat kepolisian setelah menerima laporan dari masyarakat Gresik yang resah dengan aktivitas grup yang mencari anggota di wilayah mereka.

Keberadaan grup dengan konten-konten pornografi itu menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran akan keselamatan keluarga.

"Atas dasar itu, Polres Gresik menerjunkan tim melakukan penyelidikan hingga mengamankan pelaku," tegas Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, pada Sabtu (24/5/2025).

Kapolres Gresik membeberkan identitas tersangka adalah IDG (44), seorang warga Kota Denpasar, Bali, yang berprofesi sebagai pemandu wisata.

"Tersangka warga Denpasar dan berprofesi sebagai pemandu wisata," kata AKBP Rovan Richard Mahenu.

Kini, tampang IDG sebagai admin grup Facebook 'Cinta Sedarah' yang sempat berganti nama menjadi 'Suka Duka' telah terungkap setelah penangkapannya.

Pihak kepolisian akan segera merilis informasi lebih lanjut terkait wajah pelaku dan detail penangkapan di Bali.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan penangkapan tersebut.

"Benar, terduga pelaku admin grup FB yang meresahkan masyarakat itu sudah diamankan oleh Polres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu (25/5/2025).

Saat ini, IDG masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Gresik untuk mendalami motif dan cara pelaku menjalankan grup menyimpang tersebut.

Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan serupa di dunia maya.

Pihak kepolisian juga akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap potensi jaringan dan korban lainnya.

Ada Anak di Bawah Umur

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved