Tribun Podcast

Dari Kursus Komputer, Unisan Gorontalo Jadi Pelopor Pendidikan dengan Visi Technopreneurship

Tidak banyak yang tahu bahwa Unisan Gorontalo memulai perjalanannya dari sebuah tempat kursus komputer di Kawasan Kota Selatan Kota Gorontalo.

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
TribunGorontalo.com
UNIVERSITAS ICHSAN GORONTALO : Kingdom Makkulawuzar, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Kiri) , dan Sudirman Melangi, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Unisan Gorontalo (Kanan) saat podcast di Studio TribunGorontalo.com, Sabtu (24/5/2025). Beginilah kisah Awal Mula Unisan Gorontalo Berdiri. 

Unisan Gorontalo juga saat ini telah membuka beberapa program pascasarjana. 

Unisan telah menunjukkan kemajuan signifikan dari sisi sumber daya manusia. 

Saat ini, terdapat 180 dosen aktif, 13 persen di antaranya bergelar doktor dan 66 persen (118 dosen) sudah tersertifikasi secara resmi.

“Kami selalu berupaya meningkatkan kapasitas dosen. Bagi kami, kualitas pengajar adalah pondasi utama pendidikan yang baik,” ujar Sudirman. 

Dalam hal infrastruktur, Unisan juga tidak kalah bersaing. 

Kampus ini memiliki 5 cabang yang tersebar di seluruh Provinsi Gorontalo, dengan kampus utama berlokasi di Kota Gorontalo

Fasilitas penunjang perkuliahan seperti ruang kelas modern, laboratorium komputer, serta akses teknologi yang memadai menjadi penopang utama proses belajar-mengajar efektif.

Tak kalah menarik, biaya kuliah di Unisan Gorontalo ini tetap terjangkau.

Baca juga: Siap-siap Bantuan Pekerja Gaji di Bawah Rp 3,5 Juta Cair Bulan Juni, Simak Selengkapnya!

Sehingga Unisan mampu menjadikan kampus ini sebagai pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.

“Biaya kami memang dijaga agar tetap ramah bagi semua kalangan. Tapi soal kualitas, kami tidak main-main,” jelas Sudirman.

Salah satu keunggulan Unisan Gorontalo adalah visinya yang progresif. 

Dalam visi dan misi universitas, terdapat penekanan pada penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diarahkan ke konsep technopreneurship. 

Konsep ini mengintegrasikan antara teknologi dan kewirausahaan.

“Ini yang membedakan kami. Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya ahli di bidang teknologi, tapi juga punya jiwa wirausaha yang kuat,” jelas Sudirman.

Dengan pendekatan ini, Unisan Gorontalo tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk dunia kerja, tetapi juga membekali mereka untuk menjadi pelaku usaha berbasis teknologi.

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved