Selasa, 17 Maret 2026

Berita Internasional

Mertua Adalah Maut: Hasutan dari Sang Mertua, Suami di China Tega Ceraikan Istri dalam Keadaan Hamil

Sang suami mengajukan cerai hanya karena ia memberikan uang Rp500 juta kepada ibunya sendiri tanpa izin suami.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Mertua Adalah Maut: Hasutan dari Sang Mertua, Suami di China Tega Ceraikan Istri dalam Keadaan Hamil
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MERTUA ADALAH MAUT-Mertua Adalah Maut: Hasutan dari Sang Mertua, Suami Tega Ceraikan Istri dalam Keadaan Hamil. Sang suami mengajukan cerai hanya karena ia memberikan uang Rp500 juta kepada ibunya sendiri tanpa izin suami. 

Sang istri menjelaskan bahwa uang tersebut murni hasil kerja kerasnya sendiri dan tidak menyentuh dana suami.

“Saya cuma ingin ibu saya tinggal di rumah yang aman sebelum cucunya lahir,” ujarnya tenang.

Namun sang suami bersikeras dan keesokan harinya meninggalkan rumah, meninggalkan surat permohonan cerai dan catatan.

“Saya tidak bisa hidup dengan wanita yang tidak jujur.”

Baca juga: Sidang Perdana Gugatan Kasus Perdata Lisa Mariana Lawan Ridwan Kamil Resmi Digelar Hari ini

Tak lama setelah itu, ibu mertua memanggilnya dan memperlihatkan hasil tes DNA yang menyatakan bahwa bayi yang dikandungnya bukan anak biologis suaminya. Ia syok, menangis, dan membantah keras.

“Saya tidak pernah berkhianat!” ujarnya.

Belakangan, dengan bantuan seorang dokter teman dekatnya, ia menemukan bahwa sampel tes DNA telah dimanipulasi.

Ibu mertua, yang pernah bekerja sebagai perawat, diduga meminta bantuan kenalannya untuk menukar sampel demi membuat anaknya mencurigai istrinya.

Motifnya? Karena sang menantu memberi uang dalam jumlah besar kepada ibunya.

“Dia kasih Rp500 juta ke ibunya tanpa bilang ke kamu, menurutmu rumah tangga kalian punya masa depan?” ujar ibu mertua dalam percakapan yang terdengar sang istri.

Kini, perempuan itu memilih tidak menandatangani surat cerai.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Sorong - Manokwari Mei 2025: Segera Pesan Tiket KM Dorolonda dan KM Gunung Dempo

Ia belum memaafkan suaminya, namun juga tidak ingin membesarkan anaknya dalam kebencian.

“Aku akan jaga anak ini dengan cinta. Tapi aku juga akan jaga harga diriku sebagai perempuan,” ucapnya.

 


Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved