Human Interest Story
Cerita Lengkap Lukman Latili, Nelayan Gorontalo yang Bertahan Hidup 8 Bulan di Tengah Laut
Lukman Latili menceritakan kisah lengkapnya saat terombang-ambing di lautan berbulan-bulan
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/NELAYAN-HILANG-Lukman-Latili-Nelayan-Asal-Timbuwolo-Timur-Kecamatan-Botupingge.jpg)
Hari-hari berlalu, waktu silih berganti, Lukman lagi-lagi hanya bisa termenung menunggu keajaiban datang.
Bahkan anehnya di tengah laut, ia sempat tiga kali mengaku mencium bau asap rokok.
"Saya menduga keluarga di rumah sudah doa arwah," tukasnya.
Di suatu malam Lukman mengaku mendengar suara mendiang istrinya yang menyemangatinya agar tak menyerah.
Suara itu menjadi titik balik. Ia pun melihat cahaya terang di atas rakit, tanda bahwa keajaiban tengah datang.
“Katanya saya belum akan mati. Saya akan selamat,” kenang Lukman.
Doa Lukman akhirnya dikabulkan. Pada suatu malam di bulan Maret 2025, kapal pencari ikan milik perusahaan Tuna Indo Prima melintas tak jauh dari rakitnya.
Awak kapal melihat rakit itu dan segera mendekat. Lukman yang sudah kurus kering langsung diberi makan dan pertolongan pertama.
Ia bertahan di kapal itu selama satu minggu sebelum akhirnya dibawa ke daratan di Bitung, Sulawesi Utara, lalu dipulangkan ke kampung halaman di Gorontalo.
Kondisi Lukman Kini
Setelah 8 bulan mengarungi lautan tanpa arah, kondisi fisik Lukman sangat memprihatinkan.
Ia mengalami kesulitan berjalan, sendi-sendinya terasa tak tersambung akibat terlalu lama berada di rakit.
Hingga kini ia masih menjalani masa pemulihan dengan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.
Meski tubuhnya belum pulih sempurna, semangatnya tetap membara.
Ia ingin kembali bekerja sebagai nelayan, walau perahunya sudah tak ada lagi.
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|