Pemusnahan Amunisi di Garut
Potongan Tubuh dan Kulit Manusia Berjatuhan Saat Amunisi TNI Meledak, Ini Kesaksian Korban Selamat
Begini kesaksian korban yang selamat dari peledakan amunisi TNI di Garut. Peledakan ini sebenarnya sudah yang kedua kali, namun di saat yang pertama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/aerhbszrtgnh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Begini kesaksian korban yang selamat dari peledakan amunisi TNI di Garut.
Peledakan ini sebenarnya sudah yang kedua kali, namun di saat yang pertama tidak ada masalah.
Serta di peledakan kedua ini 13 orang jadi korban.
Dilansir dari Tribunnews.com, ada dua orang korban yang selamat dari insiden ini.
Baca juga: BREAKING NEWS: 3 Tersangka Korupsi Proyek Kanal Tanggidaa Gorontalo Jalani Sidang Perdana Hari Ini
Ada dua korban selamat dalam insiden meledaknya amunisi kedaluwarsa di kegiatan pemusnahan yang dilakukan TNI di Desa Sagara, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin pagi, 12 Mei 2025.
Salah satu korban selamat tersebut adalah Ilmansyah, 26 tahun. Ilmansyah merupakan adik dari korban tewas yang bernama Yusrizal (48) alias Iyus.
Berkat kakaknya itulah Ilmansyah tak ikut menjadi korban ledakan bom di Garut. Saat ditemui di rumah duka Kampung Cimerak, Ilman terus menerus menangis.
Ia tampak tenggelam dalam kesedihan yang mendalam.
Baca juga: Jadi HP Tertipis dan Punya AI Gemini hingga Kamera 200 MP, Cek Harga Samsung Galaxy S25 Edge
Ilman merupakan adik dari Yusrizal (48) alias Iyus yang juga sama-sama jadi pekerja dalam proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa di desanya.
"Waktu kejadian saya disuruh ambil air ke laut, kakak saya masih terlihat waktu itu, tapi tiba-tiba ada ledakan. Saya berteriak A Iyus di mana, A Iyus di mana."
Ia menuturkan, saat dirinya naik ke permukaan, seluruh petugas yang sebelumnya berada di dekat situ, tiba-tiba hilang termasuk saudaranya sendiri.
Belakang diketahui mereka terhempas oleh ledakan.
Beberapa potongan tubuh korban ada yang terbang ke arah Ilman.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Profil Andi Ilham Ketua GRIB Jaya - Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan
"Saya lihat ke arah pesisir ada tubuh korban, saya jalan aja terus, jalan seperti melayang," ungkapnya.
Ia kemudian berjalan ke tempat parkir mobil untuk memastikan teman-teman yang bekerja dengannya masih hidup.