Kamis, 12 Maret 2026

Berita Sulutenggo

Jadi Korban Ledakan Amunisi TNI di Garut, Pratu Afrio Prajurit Asal Sulut Rupanya Rencanakan Lamaran

Kabut duka menyelimuti kediaman keluarga Pratu Afrio Setiawan di Kecamatan Dumoga Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Jadi Korban Ledakan Amunisi TNI di Garut, Pratu Afrio Prajurit Asal Sulut Rupanya Rencanakan Lamaran
TRIBUNMANADO
KELUARGA KORBAN -- Ayah Almarhum Pratu Afrio Setiawan, Edy Kurniawan saat ditemui di rumah duka, Dumoga Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (13/5/2025). Pratu Afrio Setiawan adalah prajurit TNI yang gugur dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi tidak terpakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025) kemarin. 

TRIBUNGORONTALO.COM, SulutGo - Kabut duka menyelimuti kediaman keluarga Pratu Afrio Setiawan di Kecamatan Dumoga Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Prajurit TNI tersebut menjadi salah satu korban gugur dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi tidak terpakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025).

Bagi sang ayah, Edy Kurniawan, kepergian anak sulungnya itu membawa duka yang teramat dalam.

Pasalnya, Pratu Afrio telah merencanakan momen lamaran yang sedianya akan digelar pada bulan depan, Juni 2025.

"Terakhir pulang 3 tahun lalu setelah tugas, baru-baru ini pernah lepas dinas tapi dia ke Kalimantan untuk menemui pacarnya," ucap Edy dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumah duka pada Selasa (13/5/2025).

Edy mengungkapkan bahwa kesibukan tugas sebagai prajurit membuat Pratu Afrio tidak memiliki banyak waktu untuk pulang ke kampung halaman.

Tiga tahun lalu menjadi momen terakhir kali sang anak menginjakkan kaki di tanah kelahirannya.

Bahkan, saat mendapatkan waktu lepas dinas baru-baru ini, Pratu Afrio memilih untuk terbang ke Kalimantan demi bertemu dengan kekasihnya.

"Iya saat ke Kalimantan itu dia bilangnya bulan Juni mau lamaran, karena itu pilihannya kami keluarga iya iya saja," sambung Edy, mengenang restu yang telah diberikan keluarga atas rencana bahagia sang anak.

Perjalanan Pratu Afrio meniti karier sebagai seorang prajurit ternyata tidaklah mudah.

Edy menceritakan bahwa putranya sempat mengalami kegagalan pada tes pertama masuk TNI.

"Anak saya ini saat ikut tes tentara pertama tidak lulus, dia lulus nanti ikut tes ke dua," jelas Edy, mengenang semangat pantang menyerah yang dimiliki oleh putranya.

Pratu Afrio Setiawan merupakan anak pertama dari dua bersaudara.

Pemulangan Jenazah

Jenazah Pratu Afrio Setiawan, prajurit TNI anggota Gupusmu III/Puspalad akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Desa Mopuya Utara, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved