Jumat, 27 Maret 2026

Viral TNI Beli Narkoba

Identitas Prajurit TNI AD yang Ketahuan Beli Narkoba, Tes Urine Positif! Ini Klarifikasi Resmi TNI

Viral di media sosial, seorang prajurit TNI AD berpangkat Kopral Satu (YP) ditangkap karena membeli narkoba di Kompleks Berlan, Jakarta Timur.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Identitas Prajurit TNI AD yang Ketahuan Beli Narkoba, Tes Urine Positif! Ini Klarifikasi Resmi TNI
TribunGorontalo.com
TRANSAKSI -- Prajurit TNI AD Koptu YP diduga tengah transaksi narkoba bersama seseorang di Kompleks Berlan, Jakarta Timur. (DOK. Tangkapan layar akun Instagram Badan Perwakilan Netizen II 

Ringkasan Berita:
  • Seorang prajurit TNI AD berpangkat Kopral Satu (YP) ditangkap usai membeli narkoba di Kompleks Berlan, Jakarta Timur, setelah videonya viral di Instagram.
  • Hasil tes urine YP positif, dan yang bersangkutan kini ditahan di satuannya serta diproses sesuai hukum internal TNI.
  • TNI AD menegaskan tidak menoleransi pelanggaran narkoba, sementara video viral tersebut merupakan gabungan dua peristiwa yang berbeda dan pengemudi Kostrad yang muncul tidak terkait transaksi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Viral di media sosial, seorang prajurit TNI AD berpangkat Kopral Satu (YP) ditangkap karena membeli narkoba di Kompleks Berlan, Jakarta Timur.

Penangkapan itu terjadi setelah video transaksi yang melibatkan YP tersebar luas di Instagram.

Lewat akun IG tersebut, perhatian publik terpantik terhadap perilaku oknum anggota TNI.

“Koptu YP mengakui telah melakukan pembelian dan menggunakan narkoba, di mana diperkuat dengan hasil tes urine yang bersangkutan dengan hasil positif,” tegas Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono.

Baca juga: Ditekan Trump, Inggris Ogah Ikut Terlibat Lebih Jauh di Konflik Iran

Hasil tes ini sekaligus menguatkan bukti dari video viral yang beredar.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai disiplin anggota TNI AD.

Brigjen Donny menekankan bahwa tindakan YP tidak mencerminkan nilai-nilai keprajuritan.

Saat ini, YP ditahan di satuannya dan diproses secara hukum sesuai regulasi internal TNI.

Selain itu, Donny mengklarifikasi bahwa video viral tersebut adalah gabungan dari dua peristiwa yang berbeda.

Potongan di bagian akhir menampilkan Pratu Laode dengan kendaraan dinas Kostrad, namun pengemudi itu ternyata hanya sedang mengunjungi temannya dan tidak terlibat transaksi narkoba.

“Pemeriksaan internal tetap berlanjut, dan bila ditemukan indikasi pelanggaran, proses hukum akan dijalankan sesuai ketentuan,” tambah Donny.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat dan anggota TNI AD.

Donny mengimbau publik untuk bijak dalam menyikapi video viral dan selalu memverifikasi informasi ke pihak berwenang agar tidak menimbulkan salah paham.

Komitmen TNI AD terhadap pemberantasan narkoba pun ditegaskan, menandakan tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar aturan.

 (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved