Pemusnahan Amunisi di Garut
Potongan Tubuh dan Kulit Manusia Berjatuhan Saat Amunisi TNI Meledak, Ini Kesaksian Korban Selamat
Begini kesaksian korban yang selamat dari peledakan amunisi TNI di Garut. Peledakan ini sebenarnya sudah yang kedua kali, namun di saat yang pertama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/aerhbszrtgnh.jpg)
Namun, hasilnya tetap nihil. Semua orang di lokasi, bahkan kakak kandungnya yang dia cari sudah tidak ada.
"Saya takut sekali, ada serpihan-serpihan kulit. Saya histeris," ucapnya.
Tak lama kemudian Ilmansyah menjauh dari lokasi kejadian dan meminta pertolongan warga.
Baca juga: Ramalan 12 Zodiak Karir Besok Rabu 14 Mei 2025: Ada 6 Zodiak Beruntung
Ilmansyah mengatakan, selama membantu TNI dalam pemusnahan amunisi kedaaluwarsa hari itu, tugasnya mengambil air laut untuk diisikanke tandon air.
Tugas yang dijalaninya tersebut ternyata menyelamatkannya dari maut.
Dia mengaku masih trauma atas kejadian tragis yang menimpa keluarganya.
"Trauma iya, masih syok kalo liat orang sedih," ucapnya.
Baca juga: Jadi Korban Ledakan Amunisi TNI di Garut, Pratu Afrio Prajurit Asal Sulut Rupanya Rencanakan Lamaran
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana,Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana mengatakan pihaknya akan mendampingi keluarga korban dalam proses trauma healing.
"Kita terjunkan 9 orang, kita akan dampingi untuk proses trauma healing," ujarnya kepada Tribunjabar.id. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com