Sabtu, 14 Maret 2026

Paus Terpilih Vatikan

Mengenal Sosok Robert Francis Prevost Paus Pertama Asal Amerika, Reaksi Trump hingga Pakai Nama Leo

Mengenal sosok Robert Francis Prevost asal Amerika Serikat yang terpilih menjadi Paus saat pemungutan suara di konklaf

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Mengenal Sosok Robert Francis Prevost Paus Pertama Asal Amerika, Reaksi Trump hingga Pakai Nama Leo
The Guardian
PAUS LEO XIV - Robert Francis Prevost atau Paus Leo XIV diperkenalkan ke ribuan umat katolik usai terpilih sebagai Paus ke-267 di balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025) 

Selain itu, Prevost juga dikenal sebagai Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin, posisi yang semakin menguatkan perannya sebagai figur penting dalam Gereja Katolik global.

Isi Pidato Pertama Paus Leo XIV, Kenang Paus Fransiskus

Robert Francis Prevost mengucapkan kata-kata pertamanya sebagai Paus Leo XIV ketika diperkenalkan kepada para umat Katolik dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025).

Prevost terpilih sebagai paus ke-267 setelah konklaf berlangsung tiga putaran, dan menjadi pemimpin Gereja Katolik Sedunia pertama dari Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Vatican News, berikut adalah isi pidato pertama Paus Leo XIV.

Damai menyertai kalian semua!

Saudara-saudari terkasih, inilah salam pertama yang diucapkan kebangkitan Kristus—yang rela memberikan nyawa-Nya demi umat Allah. Saya pun ingin salam damai ini masuk ke dalam hati kalian, menjangkau keluarga kalian, siapa pun di mana pun berada, dan semua bangsa di seluruh penjuru dunia: Damai menyertai kalian!

 Inilah damai dari Kristus yang bangkit—damai yang rendah hati, dan yang terpelihara. Damai ini berasal dari Allah, Allah yang mengasihi kita semua tanpa syarat dan tanpa batas. Mari kita simpan baik-baik suara Paus Fransiskus dalam benak kita—lemah lembut, tetapi selalu penuh keberanian—saat ia memberkati Roma dan dunia di pagi hari Paskah itu.

Izinkan saya meneruskan berkat itu. Allah mengasihi kita semua. Kejahatan tidak akan menang. Kita semua ada dalam genggaman tangan-Nya. Tanpa rasa takut, kita melangkah maju bersama—bergandengan tangan dengan Allah dan sesama. Kita adalah murid-murid Kristus. Kristus berjalan di depan kita. Dunia membutuhkan terang-Nya. Umat manusia merindukan kehadiran-Nya sebagai jembatan menuju Allah dan kasih-Nya.

Kita dipanggil untuk ikut membangun jembatan melalui dialog dan perjumpaan, agar semua orang bisa menjadi satu, hidup dalam damai.

Terima kasih, Paus Fransiskus!

Terima kasih juga kepada para kardinal yang telah memercayakan tugas ini kepada saya sebagai Penerus Santo Petrus, untuk berjalan bersama kalian semua dalam satu Gereja yang bersatu, yang terus mencari kedamaian dan keadilan, bekerja bersama sebagai laki-laki dan perempuan yang setia kepada Kristus, tanpa rasa takut, memberitakan Injil, dan menjadi pewarta kabar baik.

Saya adalah putra Santo Agustinus, seorang Augustinian. Ia pernah berkata, "Bersama kalian aku adalah seorang Kristen, demi kalian aku adalah seorang uskup." Maka marilah kita melangkah bersama menuju tanah air sejati yang telah disiapkan Allah bagi kita semua.

Untuk Gereja di Roma, salam khusus dariku:

Kita perlu bersama-sama mencari cara untuk menjadi Gereja yang misioner—yang membangun hubungan, yang membuka ruang dialog, yang selalu siap menyambut siapa pun dengan tangan terbuka. Seperti lapangan ini, terbuka untuk semua, terbuka bagi siapa pun yang membutuhkan kasih, kehadiran, dialog, dan cinta dari kita.

Kenapa Paus Baru Robert Francis Prevost Pilih Nama "Leo XIV"?

Kardinal asal Amerika Serikat, Robert Francis Prevost, resmi diumumkan sebagai paus baru pada Kamis (8/5/2025) dan memilih nama Leo XIV.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved