Kecelakaan Proyek Bendungan
DPRD Provinsi Gorontalo Desak Polisi Usut Penyebab Kematian Pekerja Bendungan Bulango Ulu
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, menyampaikan belasungkawa atas insiden yang terjadi pada Senin (5/5/2025) tersebut.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Sebelumnya seorang pekerja tewas akibat proses peledakan (blasting) pada Senin (5/5/2025).
Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, seorang pekerja yang belum diketahui identitasnya terjatuh saat proses blasting berlangsung.
Korban mengalami benturan keras dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Ia dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah kejadian.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Dalam keterangannya kepada media pada Rabu, 7 Mei 2025, ia menyatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan oleh Unit Satreskrim Polres Bone Bolango.
"Saat ini masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Mohon rekan-rekan media bersabar karena proses penyelidikan masih berlangsung," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa korban hanya satu orang.
Pihak kepolisian telah memulai pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pihak terkait dalam proyek pembangunan bendungan.
Hasil penyelidikan ini diharapkan mampu mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja yang terjadi dalam salah satu proyek paling vital di wilayah tersebut.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hamzah-Idrus-mendesak-polisi-mengusut-tuntas-penyebab-kematian-pekerja-bendungan-Bulango-Ulu.jpg)