BPJS Kesehatan
Bersama Fasilitas Kesehatan, BPJS Kesehatan Gorontalo Kembangkan Uji Coba Layanan Telemedisin
BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo dan perwakilan fasilitas Kesehatan akan mengembangkan uji coba layanan telemidisin di wilayah Provinsi Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BPJS-Kesehatan-Gorontalo-melakukan-kegiatan-sosialisasi-777.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sebagai upaya memperluas manfaat layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo dan perwakilan fasilitas Kesehatan akan mengembangkan uji coba layanan telemidisin di wilayah Provinsi Gorontalo.
Adapun untuk mengetahui kesiapan terhadap layanan ini, dilakukan kegiatan sosialisasi dan peninjauan kesiapan fasilitas kesehatan yang dilaksanakan pada Senin (05/05/2025).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, Djamal Adriansyah menjelaskan, layanan telemedisin dalam Program JKN adalah pemberian layanan Kesehatan secara jarak jauh melalui teknologi komunikasi seperti, telepon dan juga video call.
Layanan telemedisin ini bertujuan untuk meningkatkan aksebilitas dan efisiensi pelayanan kesehatan terutama bagi peserta JKN di daerah terpencil atau yang memiliki keterbatasan mobilitas.
“Telemedisin Program JKN membuat sistem pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien, selain itu layanan telemedisin ini adalah wujud komitmen BPJS Kesehatan untuk meningkatkan aksebilitas masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dengan dukungan teknologi informasi,“ jelas Djamal.
Ia menambahkan adapaun layanan telemedisin Program JKN di Provinsi Gorontalo akan mulai diuji cobakan pada beberapa fasilitas kesehatan baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan juga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).
Nantinya untuk menikmati layanan telemedisin ini, masyarakat atau peserta JKN dapat melakukannya pada fitur Aplikasi Mobile JKN.
“Adapun beberapa faskes yang akan dilakukan untuk uji coba layanan telemedisin ialah Rumah Sakit Bhayangkara, RS Ainun Habibie, RSAS Aloei Saboe, Puskesmas Dungaliyo, Puskesmas Tilongkabila dan Puskesmas Kabila,” lanjut Djamal.
Sementara itu Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo, Komisaris Polisi dr. Agung Dharmawan mengungkapkan, RS Bhayangkara Gorontalo sudah siap untuk megimplementasikan layanan telemedisin bagi peserta JKN.
”Dari RS Bhayangkara beberapa dokter spesialis sudah tidak asing dengan istilah telemedisin ini, untuk itu kami harapkan layanan telemedisin ini untuk disosialisasikan baik oleh pihak BPJS Kesehatan dan juga rumah sakit kepada masyarakat,” ungkap Agung. (***)
| BPJS Kesehatan Gorontalo Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Gratis Dinonaktifkan? Begini Proses Mengaktifkan Kembali Kepesertaan |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Gratis 92 Ribu Warga Gorontalo Nonaktif, Berikut Sebaran di Tiap Kabupaten/Kota |
|
|---|
| Ribuan Warga Gorontalo Kehilangan BPJS Gratis, Ini Cara Mengaktifkannya Lagi |
|
|---|
| RS Gorontalo Dilarang Kemenkes Tolak Pasien dengan BPJS Nonaktif |
|
|---|