Berita Sepak Bola
Real Madrid Boikot Kegiatan Pra-Laga Final Copa del Rey, Usai Wasit Menangis dalam Konferensi Pers
Final Copa del Rey antara Real Madrid dan Barcelona memanas bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam drama yang melibatkan wasit pertandingan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KONPERS-PRA-COPA-DEL-REY.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Final Copa del Rey antara Real Madrid dan Barcelona memanas bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam drama yang melibatkan wasit pertandingan.
Real Madrid secara mengejutkan memboikot seluruh kegiatan pra-pertandingan, setelah wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea menggelar konferensi pers emosional—bahkan sampai menangis—karena kritik tajam dari media internal Madrid, RMTV.
Sumber internal klub mengatakan kepada Reuters bahwa keputusan boikot diambil karena "keterkejutan luar biasa" atas sikap De Burgos yang dianggap tidak netral, menyusul video kritik tajam dari Real Madrid TV (RMTV) yang menyoroti kesalahan-kesalahan De Burgos selama kariernya.
Video tersebut dirilis sehari sebelumnya dan merupakan bagian dari rangkaian kritik yang kerap dilontarkan RMTV terhadap wasit La Liga.
"Konferensi pers ini kami anggap sebagai bentuk konflik kepentingan yang nyata," kata sumber dari Real.
Meskipun klub tidak secara resmi meminta pergantian wasit kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), mereka menyiratkan keinginan agar tim wasit diganti demi menjaga netralitas.
Wasit Menangis, Mengaku Tertekan
Dalam konferensi pers yang mengguncang publik Spanyol, De Burgos menyampaikan betapa besar tekanan yang ia rasakan.
Ia bahkan menyinggung dampak psikologis kepada keluarganya.
“Bayangkan ada seorang anak yang datang ke sekolah dan teman-temannya mengatakan bahwa ayahnya pencuri. Itu menyakitkan,” kata De Burgos sambil menahan air mata.
Ia menekankan bahwa dirinya berusaha jujur dan hanya ingin mendidik anaknya untuk percaya bahwa ayahnya orang baik—meski tidak sempurna.
"Saya tidak merekomendasikan pekerjaan ini kepada siapa pun. Ini terlalu berat, dan banyak wasit, baik di level profesional maupun akar rumput, mengalami hal serupa."
Wasit VAR untuk laga final, Pablo Gonzalez Fuertes, yang duduk di samping De Burgos saat konferensi pers, juga mengancam bahwa para wasit mungkin akan segera mengambil tindakan serius.
“Kita akan mulai bertindak nyata. Kami tidak akan terus membiarkan ini terjadi. Dalam beberapa hari, kalian akan melihat. Mogok? Kalian akan segera dengar dari kami.”
Hansi Flick: Lindungi Semua Orang di Dunia Sepak Bola