Berita Kriminal Nasional
Modus Ingin Bicara Tentang Kehamilan, Mulyana Mutilasi Pacarnya, Kaki, Tangan dan Tubuh Terpisah
Mulyana, seorang pria di Gunung Sari, Banten pelaku menghabisi kekasihnya, SA (19).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dshrthyrj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Mulyana (23), seorang pria di Gunung Sari, Banten pelaku menghabisi kekasihnya, SA (19).
Kekasihnya saat itu sedang hamil sedangkan Mulyana berupaya agar anak itu tidak lahir.
Namun, langkah yang diambil Mulyana salah.
Dilansir dari TribunMedan.com, Kronologi ini bermula saat pelaku mengajak kekasihnya membeli bakso di wilayah Ciomas.
Korban dijemput dari rumah kakeknya di kawasan Cinangka.
Baca juga: BREAKING NEWS: Hari Ini Sidang Pemeriksaan Saksi Kasus Korupsi Bansos Bone Bolango Gorontalo
Dari warung bakso di Ciomas, pelaku mengajak SA ke Peninjauan dengan dalih membicarakan soal kehamilan korban.
Meski sempat mengobrol di Peninjauan, pelaku kembali mengajak korban berpindah tempat.
Kali ini, ia meminta diantar korban ke Gunung Kupa dengan alasan transaksi cash on delivery (COD).
Dalam perjalanan, korban terus mendesak pelaku untuk bertanggung jawab menikahinya.
Lalu, pelaku membawa korban ke perkebunan karet yang sepi.
Baca juga: Seorang Wanita Dikeroyok Kawanan Debt Collector di Gerbang Mapolsek, 4 Polisi Hanya Bisa Merekam
Lagi-lagi, dengan alasan ingin membicarakan kehamilan SA, pelaku mengajak korban masuk ke dalam hutan.
Saat itulah pelaku mencekik SA menggunakan kerudung yang dikenakan korban.
Setelahnya, korban didorong dari atas tebing dan kembali dicekik hingga tewas.
Pelaku kemudian pulang ke rumah untuk mengambil golok dan kembali ke lokasi kejadian.
Golok itu digunakan untuk memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian, yakni kepala, tangan, kaki, dan isi perut yang dibuang ke aliran sungai.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Remaja 13 Tahun Tewas usai Tabrakan Motor - Hutan Mangrove Dipenuhi Sampah