Gorontalo Tinggalkan Bank SulutGo
Pimpinan BSG Kasih Lampu Hijau untuk Direksi dan Komisaris Perwakilan Gorontalo
Harapan masyarakat dan para pemegang saham di Provinsi Gorontalo agar posisi Direksi dan Komisaris Bank SulutGo (BSG) diisi oleh putra daerah mendapat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2025-04-19_Rudianto-Katili-Pimpinan-Cabang-Bank-Sulut-Go-BSG.jpg)
Besarnya penyertaan modal Gorontalo ternyata tidak sebanding dengan porsi representasi dalam jajaran pengurus Bank SulutGo.
Hal ini mencuat usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2025 yang digelar secara tertutup di Kantor Pusat BSG, Manado, Rabu (9/4/2025).
Dalam RUPS tersebut, tidak satu pun nama dari Gorontalo masuk dalam jajaran komisaris baru BSG.
Hal ini memicu reaksi keras dari sejumlah kepala daerah di Gorontalo, termasuk Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi.
Keduanya menyatakan akan menarik seluruh dana pemerintah daerah dari BSG, termasuk dana penyertaan modal.
Langkah ini juga didukung oleh Pemkab Boalemo. Jika benar-benar dilakukan, potensi penarikan lebih dari Rp 235 miliar tersebut akan menjadi preseden besar dalam hubungan keuangan antar daerah pemegang saham Bank SulutGo.(*)
Baca juga:
- Puluhan Massa Aksi Segel Bank SulutGo Pakai Selotip Hitam, Tolak Adanya Lobi-lobi Politik
- 30 Pedemo Bakar Ban di Depan Kanwil Bank SulutGo, Sebut BSG tak Layak di Gorontalo
- Bank SulutGo Berpotensi Kehilangan Dana Rp1,5 Triliun dari RKUD Pemkab Gorontalo
(*)