Universitas Negeri Gorontalo
Rektor Eduart Wolok Sampaikan Turut Berbela Sungkawa Atas Mahasiswa Korban air Bah di Gorontalo
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa 10 mahasiswanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/srtgjdryhmjthmk.jpg)
Sehingga ini menjadi luka mendalam bagi pihak kampus.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries dan Taurus Besok Sabtu 19 April 2025: Cinta hingga Keuangan
Kami sangat bangga sekaligus sangat kehilangan,” lanjutnya.
Pihak kampus pun telah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketiga mahasiswi ini.
Eduart sendiri mengatakan bahwa akan menyempatkan diri menghadiri takziah keluarga korban.
"Kami ingin hadir, menyampaikan empati secara langsung, dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” tambah Eduart.
Hal itu sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas ilmiah di lapangan.
Selain memastikan proses pemulangan jenazah berjalan dengan layak dan hormat, Eduart juga mengatakan pihaknya tengah memantau kondisi tujuh mahasiswa lain yang selamat.
Baca juga: Evakuasi Korban KKN UNG di Desa Dunggilata Gorontalo Selesai, Rektor: Terima Kasih Atas Bantuannya
Menurut Eduart kunjungan bukan hanya soal duka, tapi juga soal tanggung jawab pihaknya sebagai institusi.
"Sebagai institusi, kami merasa bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi,” tukasnya.
Adapun ketiga mahasiswa korban meninggal tersebut dimakamkan di kampung halaman masing-masing:
1.Regina Malaka – dimakamkan di Marisa, Kabupaten Pohuwato
2.Sri Maghfira Mamonto – dimakamkan di Inobonto, Sulawesi Utara
3.Alfateha Ahdania Ahmadi – dimakamkan di Ratatotok, Sulawesi Utara. (*)