Selasa, 10 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

Kronologi Mahasiswa KKN Gorontalo Hanyut di Sungai Bulawa, Ternyata Penelitian di Pegunungan

Kronologi sementara tragedi menimpa sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dari Jurusan Teknik Geologi berhasil dihimpun hingga malam in

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kronologi Mahasiswa KKN Gorontalo Hanyut di Sungai Bulawa, Ternyata Penelitian di Pegunungan
IG
KRONOLOGI MAHASISWA -- Kronologi 10 mahasiswa hanyut di Sungai Bulawa, Bone Bolango. Meski tidak lengkap, namun hal ini menggambarkan bagaimana kondisi saat kejadian. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Kronologi sementara tragedi menimpa sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dari Jurusan Teknik Geologi berhasil dihimpun hingga malam ini pukul 21.00 Wita, Selasa (15/4/2025). 

Meski belum lengkap, namun setidaknya kronologi ini menjelaskan kondisi hingga mahasisswa y ang menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo itu mengalami nasib naas. 

Tiga mahasiswa dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus sungai.

Berikut kronologi lengkap insiden tersebut berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango dan aparat desa setempat:

Sejak pagi, kesepuluh mahasiswa menjalankan kegiatan survei dan pemetaan geologi di sekitar kawasan tambang dan sumber air panas di wilayah perbukitan Desa Dunggilata.

Aktivitas ini merupakan bagian dari tugas lapangan dalam program KKN.

Saat proses survei masih berlangsung, hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Air dari pegunungan mengalir deras ke sungai yang melintasi jalur pulang para mahasiswa.

Setelah menyelesaikan kegiatan penelitian, rombongan mahasiswa berjalan kembali ke posko KKN dengan menyeberangi Sungai Dunggilata.

Namun tanpa diduga, debit air sungai meningkat drastis, menyebabkan arus menjadi sangat deras.

Saat mencoba menyeberang, seluruh rombongan terseret arus. Salah satu mahasiswa berhasil berenang ke tepi dan menyelamatkan diri, lalu segera melapor ke aparat desa.

Warga Desa Dunggilata bersama aparat desa, TNI, dan Polri segera melakukan upaya pencarian.

Tim Basarnas dan BPBD Bone Bolango juga diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Y. Babyonggo, membenarkan bahwa dari sepuluh mahasiswa, tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Tujuh orang selamat namun tiga orang meninggal dunia. Dibawa di RS Tumbulilato, satu orang sudah di RS dan dua orang lainnya sementara dijemput," jelas Archil.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved