Gorontalo Tinggalkan Bank SulutGo
Sejumlah Tokoh Pemuda Boalemo Gorontalo Dukung Pemerintah Daerah Tarik Dana dari BSG
Langkah Pemda Boalemo untuk menarik seluruh dana dari Bank SulutGo mendapat dukungan dari berbagai kalangan khususnya para pemuda.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fdgh-dryje5yj.jpg)
“Kita bisa buat bank sendiri. SDM kita banyak, dan pasar kita jelas. Tinggal ada keberanian dan political will dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” tegasnya.
Baca juga: Ekonom Muda Gorontalo Inkrianto Mahmud Ingatkan Risiko Tarik Dana dari Bank SulutGo
Dari kalangan masyarakat, muncul pula usulan agar Pemda tidak hanya memindahkan dana ke bank lain, tapi juga mempertimbangkan sistem keuangan yang lebih sesuai dengan nilai-nilai lokal.
“Kalau bisa sekalian ke bank syariah. Lebih halal, tidak ada riba, dan bisa lebih berkah untuk daerah,” ujar Rizal Monoarfa, warga Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Menurut Rizal, masyarakat Gorontalo religius tentu akan lebih menerima sistem keuangan berbasis syariah.
“Ini bisa jadi momentum untuk perubahan ke arah yang lebih sesuai dengan karakter daerah,” tambahnya.
Baca juga: Miris Ancam Usir jika Tak Turuti Nafsu, Seoarang Ayah di Bekasi Lecehkan Dua Anak Kandung Sejak 2016
Pemda Boalemo sendiri belum mengumumkan secara resmi ke mana dana akan dialihkan.
Dua opsi yang disebut-sebut tengah dikaji adalah menggandeng bank syariah atau mendukung pembentukan bank milik daerah khusus Gorontalo.
Warga berharap agar langkah ini dilakukan secara transparan, melibatkan berbagai pihak, dan benar-benar membawa dampak positif bagi pelayanan publik serta pertumbuhan ekonomi di Boalemo. (*)