Sabtu, 14 Maret 2026

Berita Viral

Kelakuan Oknum Polisi di Polres Sikka Disorot, Pamer Alat Vital ke Siswi SMP saat Video Call

Saat video call, Aipda II memamerkan kemaluannya hingga membuat gadis berusia 15 tahun itu trauma. 

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Kelakuan Oknum Polisi di Polres Sikka Disorot, Pamer Alat Vital ke Siswi SMP saat Video Call
Tangkap Layar
OKNUM POLISI PAMER ALAT VITAL-Kelakuan Oknum Polisi di Polres Sikka Disorot, Pamer Alat Vital ke Siswi SMP saat Video Call. Oknum anggota Polres Sikka, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial Aipda II bertingkah memalukan. Dia merayu seorang siswi SMP dengan cara mengirim WhatsApp dan video call. Saat video call, Aipda II memamerkan kemaluannya hingga membuat gadis berusia 15 tahun itu trauma.  

TRIBUNGORONTALO.COM-Satu lagi kelakuan oknum polisi jadi sorotan. Kali ini Aipda II yang memamerkan alat kelamin kepada pelajar SMP saat video call.

Oknum anggota Polres Sikka, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial Aipda II bertingkah memalukan.

Dia merayu seorang siswi SMP dengan cara mengirim WhatsApp dan video call.

Saat video call, Aipda II memamerkan kemaluannya hingga membuat gadis berusia 15 tahun itu trauma. 

Namun untungnya, Aipda II mendapat pembelaan dari sang istri, Nurma.

Baca juga: Menata Ulang Diri: Shio Ayam, Anjing, dan Babi Hadapi Cermin Hidup

Penyebabnya istri Aipda II itu menilai masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan pada Agustus 2024.

Ia pun tak menyangka kasus tersebut belakangan jadi viral di media sosial.

Kini Aipda II ditahan karena kasus dugaan pelecehan terhadap seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) inisial KNJ (15).

Nurma berharap, Kapolres Sikka, AKBP Moh Mukhson, memberikan hukuman yang bijak terhadap suaminya.

"Saya harapkan kepada Kapolres Sikka memberikan hukuman yang bijaksana kepada suami saya," kata Nurma di Maumere pada Rabu (8/4/2025).

Nurma mengungkapkan bahwa masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan pada Agustus 2024.

Kala itu, ungkap Nurma, suaminya mengaku khilaf atas perbuatannya terhadap korban.

"Kami sudah damai. Saya tahu suami saya khilaf, kita manusia tidak ada yang sempurna," kata dia.

Nurma mengaku tak menyangka kasus tersebut belakangan viral di media sosial.

Bahkan keduanya anaknya sangat tertekan atas peristiwa tersebut. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved