Berita Nasioal
Sosok Maria Agustina Naibaho Terungkap, Anak Anggota DPRD Tewas di Kos, Keluarga Soroti Kejanggalan
Maria Agustina Naibaho, putri anggota DPRD Tebing Tinggi, ditemukan tewas di kamar kos. Kematian mahasiswi UNIMED ini menyisakan sejumlah kejanggalan.
Ringkasan Berita:
- Maria Agustina Naibaho ditemukan meninggal di kamar kos di Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (12/3/2026) malam.
- Jasad korban pertama kali ditemukan oleh sang kekasih setelah beberapa hari tidak mendapat kabar.
- Keluarga menilai ada kejanggalan, seperti ponsel rusak, luka memar, dan darah di tubuh korban.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Maria Agustina Naibaho, putri dari anggota DPRD Tebing Tinggi Mangatur Naibaho, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kota Medan, Sumatra Utara, dalam kondisi yang memprihatinkan.
Kejadian ini sontak mengejutkan keluarga dan orang-orang terdekatnya, terlebih karena kematiannya menyisakan sejumlah tanda tanya yang hingga kini masih belum terungkap.
Jenazah Maria ditemukan tergeletak di atas tempat tidur di kamar kos yang berada di wilayah Kecamatan Medan Perjuangan.
Penemuan tersebut bermula ketika sang kekasih, Sanggam Elroi Marbun, datang untuk memastikan keadaan Maria setelah beberapa hari tidak mendapat kabar darinya.
Maria pertama kali ditemukan oleh sang pacar Sanggam Elroi Marbun, pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan, jasadnya sudah terbujur kaku di dalam kamar kosnya di Kota Medan, Sumatra Utara.
Kematian anak anggota DPRD Tebing Tinggi ini hingga kini masih diliputi misteri.
Pasalnya, saat ditemukan, terdapat sejumlah kondisi yang dianggap janggal, di antaranya handphone korban yang ditemukan dalam keadaan rusak serta adanya darah yang keluar dari bagian intim korban.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini 16 Maret 2026: Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan, Antam Tetap di Atas Rp3 Juta
Terlepas dari peristiwa tragis tersebut, sosok Maria Agustina Naibaho dikenal sebagai mahasiswi yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Maria merupakan gadis kelahiran tahun 2004 dan meninggal dunia pada usia 22 tahun.
Maria tercatat sebagai mahasiswi semester delapan di Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Mengacu pada data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, ia mengambil program studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan mulai menempuh pendidikan di kampus tersebut pada 15 Agustus 2022.
Baca juga: Bupati Gorut Thariq Modanggu Terima Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Rachmat Gobel
Kronologi Penemuan Maria
Dirangkum dari Tribun-Medan.com, peristiwa ini bermula ketika Sanggam Elroi Marbun merasa curiga karena Maria tidak memberikan kabar selama beberapa hari.
Kekhawatiran itu membuatnya memutuskan untuk mendatangi kos korban yang berada di Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatra Utara.
Ia kemudian mendatangi kos Maria di Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatra Utara, pada Kamis (12/3/2026) sekira pukul 22.00 WIB.