Berita Nasioal
Sosok Maria Agustina Naibaho Terungkap, Anak Anggota DPRD Tewas di Kos, Keluarga Soroti Kejanggalan
Maria Agustina Naibaho, putri anggota DPRD Tebing Tinggi, ditemukan tewas di kamar kos. Kematian mahasiswi UNIMED ini menyisakan sejumlah kejanggalan.
Saat tiba di lokasi, pintu kamar kos diketahui dalam keadaan tertutup rapat. Ketika diketuk, tidak ada respons dari dalam kamar.
Karena tidak mendapat jawaban, pintu kamar akhirnya dibuka secara paksa dengan cara didobrak.
Setelah pintu terbuka, orang-orang yang berada di lokasi langsung mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar.
Sementara itu, tubuh Maria ditemukan berada di atas tempat tidur.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, membenarkan adanya penemuan jasad seorang perempuan di wilayah hukumnya.
Ia juga menyebut bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengabarkan kepada orang tuanya bahwa dirinya sedang sakit.
"Korban terakhir kali mengabarkan sedang demam dan selanjutnya tidak ada lagi kabar dan akhirnya ditemukan meninggal dunia," jelasnya.
Setelah ditemukan, jasad Maria kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Baca juga: Breaking News: Gubernur Gusnar Ismail Lantik 67 Pejabat Pemprov Gorontalo
Sederet Kejanggalan
Seorang kerabat Maria mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah kejanggalan yang ditemukan baik pada tubuh korban maupun di lokasi kejadian.
Temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa kematian Maria tidak terjadi secara wajar.
Di lokasi kamar kos, ditemukan ceceran darah serta handphone milik Maria dalam kondisi rusak parah hingga terbelah.
Selain itu, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa luka yang menimbulkan tanda tanya bagi pihak keluarga.
"Memar di bawah ketiak, memar lutut dan kelamin berdarah."
"Bercak darah di kamar mandi, dan handphone terbelah," ujar pihak keluarga, dikutip dari Tribun-Medan.com.
Baca juga: Berita Populer Gorontalo Sepekan: dari THR Ojol, Larangan Jual Emas hingga Kecelakaan Jaksa
Sementara itu, ayah korban, Mangatur Naibaho, mengaku sangat terpukul setelah mengetahui putrinya meninggal dunia secara tidak wajar.