Berita Viral
Kelakuan Oknum Polisi di Polres Sikka Disorot, Pamer Alat Vital ke Siswi SMP saat Video Call
Saat video call, Aipda II memamerkan kemaluannya hingga membuat gadis berusia 15 tahun itu trauma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Oknum-Polisi-dghvhfdbvv.jpg)
"Memang cobaan ini cukup berat, tapi kami harus hadapi. Anak saya malu dan tertekan. Saya mohon keringanan hukuman," pinta Nurma, melansir Kompas.com.
Diberitakan sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh korban ke Mapolres Sikka pada Selasa (12/03/2025).
Aipda II diduga melakukan pelecehan terhadap KNJ melalui media sosial.
Baca juga: Refleksi dan Hubungan: Saatnya Shio Kuda, Kambing, dan Monyet Buka Suara
Pelaku melakukan panggilan video serta menunjukkan alat kelamin kepada korban.
Akibat perbuatannya pelaku ditahan dan segera menjalani sidang etik dalam waktu dekat.
Berbicara kasus pelecehan seksual yang dilakukan polisi, masih ingat Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma, yang mencabuli anak-anak?
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kombes Patar Silalahi, mengungkap awal mula eks Kapolres Ngada ketahuan melakukan tindak pidana kekerasan seksual dan narkoba.
AKBP Fajar Widyadharma ternyata menjual video aksi cabulnya ke sebuah situs pornografi Australia.
Patar memaparkan, mulanya, Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri menerima informasi dari negara Australia terkait adanya dugaan kasus asusila tersebut.
Polisi Federal Australia kemudian melacak asal konten dan diketahui diunggah dari Kota Kupang, NTT.
Dalam unggahan terdapat wajah AKBP Fajar Widyadharma beserta anak berusia tiga tahun yang sedang dicabuli.
Lalu Polisi Federal Australia menginformasikan kepada Mabes Polri serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bahwa telah terjadi pengunggahan video porno pada salah situs dewasa pada pertengahan 2024 lalu.
"Adanya satu peristiwa kekerasan seksual terhadap anak yang ditangani di Polda NTT."
Baca juga: Ramalan Zodiak Virgo dan Pisces Besok, Jumat 11 April 2025: Cinta, Kesehatan, Karier
"Rangkaiannya, ada informasi yang kami terima dari Divisi Hubinter pada 22 Januari 2025."
"Yang diteruskan ke Polda NTT, dan dilakukan penyelidikan dugaan kasus asusila seksual tersebut," ujar Patar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/3/2025), dikutip dari Tribun Medan, Sabtu (15/3/2025).