Minggu, 15 Maret 2026

Viral Internasional

Jangan Asal Minum Air Kelapa jika Tidak Ingin Bernasib Buruk seperti Pria Asal Denmark Ini

Seorang pria berdomisili di Aarhus, Denmark, tewas usai meminum air kelapa yang telah busuk.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Jangan Asal Minum Air Kelapa jika Tidak Ingin Bernasib Buruk seperti Pria Asal Denmark Ini
Freepik
KELAPA MUDA - Ilustrasi air kelapa. Seorang pria asal Denmark tewas akibat infeksi jamur karena mengonsumsi air kelapa. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang pria berdomisili di Aarhus, Denmark, tewas usai terinfeksi jamur dari air kelapa.

Mengutip pemberitaan Times of India via Kompas.com, pria paruh baya itu sempat merasakan ketidaknyamanan saat menyeruput air kelapa.

Adapun kejadian ini terjadi pada tahun 2021.

Mula-mula ia mengambil kelapa yang dibeli satu minggu sebelumnya.

Saat meminum air kelapa seteguk, pria yang tak diketahui namanya itu merasakan sensasi pahit dan amis.

Setelah dicek, air kelapa itu mengeluarkan lendir. Pria itu lantas membuangnya. Ia sempat memberitahu sang istri bahwa air kelapa miliknya sudah basi.

Kena pembengkakan otak Kemudian, sekitar tiga jam setelah pria itu minum air kelapa, ia mulai demam disertai keringat dan muntah-muntah, mirip gejala keracunan. 

Pihak keluarga pun segera menghubungi tenaga medis. 

Petugas ambulans datang ke rumahnya dan mendapati pria itu dalam keadaan bingung dan pucat serta tidak dapat menjaga keseimbangan. 

Namun, ia mampu menjawab pertanyaan dengan sedikit keterlambatan.

Dikutip dari CNBC (14/12/2022), pria itu tidak sadarkan diri saat dibawa ke ruang IGD. Beberapa tes pun dilakukan tetapi hasilnya tidak menunjukkan kelainan. 

Pupil matanya sebagian bereaksi terhadap cahaya yang mengindikasikan ada yang salah dengan sistem sarafnya.

Tes darahnya mengindikasikan bahwa dia mengalami asidosis metabolik (peningkatan jumlah asam dalam darah) yang mengindikasikan bahwa ada beberapa aktivitas metabolik yang tidak normal. 

Pemindaian MRI dilakukan pada otak pria itu. Hasil pemindaian menunjukkan, pria itu mengalami pembengkakan otak yang parah (herniasi otak). 

Penyebabnya diduga karena keracunan parah akibat aktivitas metabolisme yang tidak normal. 

Ia dirawat di ruang perawatan intensif karena ensefalopati metabolik, ketidakseimbangan kimia di otak.

Ada jamur beracun di tenggorokan 

Saat dilakukan otopsi, petugas medis mendapati bahwa ada jamur Arthrinium saccharicola di tenggorokan pria tua itu. 
Genus jamur ini menghasilkan senyawa beracun asam 3-nitropropionat yang menyebabkan kerusakan otak parah. 
Dokter menjelaskan, gejala-gejala yang dialami pria itu seperti yang disebabkan oleh asam bongkrek.

Toksin asam 3-nitropropionat telah menyebabkan keracunan pada manusia sebelumnya di China dan Afrika, tetapi sumbernya adalah tebu. 

Toksin ini dapat menyebabkan muntah, diare, dan ensefalopati yang berkembang yang menyebabkan koma dan kematian. 

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memperhatikan konsumsi makanan mereka, terutama produk segar seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Cara penyimpanan kelapa yang benar 

Dokter keluarga dari Singapura, Samuel Choudhury menjelaskan cara penyimpanan buah kelapa yang tepat. 
Menurut dia, buah kelapa yang sudah dikupas atau terbuka, apabila tidak habis, maka sebaiknya langsung disimpan di dalam kulkas. 

"Untuk kelapa yang sudah dibuka (daging putihnya terlihat/terkelupas sebagian), sebaiknya disimpan di lemari es," ujar Choudhury.

Sebab, kelapa yang sudah dibuka memiliki daya simpan yang jauh lebih pendek ketimbang yang masih utuh. 

"Untuk kelapa utuh yang belum dibuka, kelapa dapat disimpan pada suhu ruangan dan dapat bertahan beberapa bulan," lanjut dia. 

Untuk menyimpan kelapa yang sudah diserut, caranya adalah memasukkannya ke dalam wadah kedap udara atau kantong ziplock. 

Kemudian, segera masukkan ke dalam kulkas. Nantinya, kelapa akan tetap segar hingga 3-5 hari di dalam lemari es. 

Untuk penyimpanan lebih lama, bekukan kelapa dalam beberapa bagian menggunakan kantong atau wadah yang aman untuk freezer. 

Pastikan untuk menghilangkan kelebihan air dengan tisu sebelum disimpan untuk mencegah pembusukan.

Beri label dengan tanggal sebelum dibekukan.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Pria Denmark yang Tewas akibat Pembengkakan Otak Setelah Minum Air Kelapa Busuk"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved