Calo Feri Gorontalo
Tiket Kelas Bisnis Feri Gorontalo Tujuan Ampana Sulteng Diduga Diborong Calo, Penumpang Protes
Mereka menduga tiket telah diborong oleh calo, sehingga sulit didapat meski sudah antre sejak pagi.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ANTRIAN-TIKET-Sejumlah-warga-yang-akan-mudik-ke-Ampana-Sulawesi-Tengah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah calon penumpang feri rute Gorontalo–Ampana kecewa setelah tidak kebagian tiket bisnis di Pelabuhan Ferry Gorontalo.
Mereka menduga tiket telah diborong oleh calo, sehingga sulit didapat meski sudah antre sejak pagi.
Salah satu pemudik, Arif Rahman, mengaku heran karena saat loket baru dibuka, tiket kelas bisnis langsung habis hanya dalam hitungan menit.
Baca juga: Viral Aniaya Warga di Tengah Jalan, Debt Collector Gorontalo Rupanya Belum Ditahan Polisi
"Padahal kami lihat baru tiga orang yang membeli, tapi tiba-tiba tiket langsung ludes," ungkap Arif, Kamis (27/3/2025).
Diduga Buruh Pelabuhan Terlibat Jadi Calo
Beberapa penumpang menduga ada buruh pelabuhan yang bermain sebagai calo.
Modusnya, mereka masuk antrean seperti penumpang biasa dengan membawa daftar nama calon penumpang lain, lalu membeli tiket dalam jumlah besar.
"Ada yang awalnya pakai seragam buruh, lalu melepasnya saat di antrean. Mereka bawa-bawa kertas berisi nama pemesan tiket," kata Arif.
Keluhan serupa juga disampaikan pemudik lain yang mengantre sejak pagi. Mereka bahkan diminta kembali ke loket pada pukul 20.00 Wita untuk membeli tiket, tetapi saat kembali, tiket sudah habis.
Kata Pihak Pelabuhan
Wasatpel Pelabuhan Ferry Gorontalo, Deni Abdul, menegaskan bahwa sistem penjualan tiket telah dilakukan sesuai prosedur.
Menurutnya, tiket bisnis cepat habis karena banyak penumpang yang memesan dalam jumlah banyak untuk keluarga mereka.
"Misalnya, ada yang bepergian bersama 10 anggota keluarga, tentu mereka akan memilih satu kelas yang sama, bukan mencampur antara bisnis dan ekonomi," jelasnya.
Meski begitu, Deni mengaku akan menelusuri dugaan adanya calo yang beroperasi di pelabuhan.
Sebagai informasi, kapal feri yang beroperasi pada rute Gorontalo–Ampana akan berangkat pada Jumat 28 Maret 2025 besok.