Calo Feri Gorontalo
Tiket Kelas Bisnis Feri Gorontalo Tujuan Ampana Sulteng Diduga Diborong Calo, Penumpang Protes
Mereka menduga tiket telah diborong oleh calo, sehingga sulit didapat meski sudah antre sejak pagi.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ANTRIAN-TIKET-Sejumlah-warga-yang-akan-mudik-ke-Ampana-Sulawesi-Tengah.jpg)
Namun, tiket KMP Tuna Tomini itu mulai dijual hari ini. Perlu diketahui, kapal ini memiliki kapasitas 220 penumpang, terdiri dari 100 kelas bisnis dan 120 kelas ekonomi.
Saat berita ini diterbitkan, tiket bisnis telah terjual sebanyak 107 lembar, sementara kelas ekonomi masih tersedia.
Menanggapi protes para penumpang, pihak pelabuhan berjanji akan menjadikan keluhan ini sebagai bahan evaluasi ke depan agar sistem penjualan tiket lebih transparan dan adil bagi semua calon penumpang.
Arus Mudik
Tersisa beberapa hari jelang lebaran Idulfitri, sejumlah masyarakat mulai memadati kawasan Pelabuhan Ferry Gorontalo.
Hari ini terjadwal hanya ada satu rute keberangkatan menuju Pagimana, Provinsi Sulawesi Tengah.
"Jadi hari ini tujuan kapal ke Pagimana menggunakan KMP Moinit," ujar Deni Abdul, Wasatpel Pelabuhan Ferry Gorontalo, Kamis (27/3/2025).
KMP Moinit adalah armada yang siap mengantar penumpang pada rute Gorontalo - Pagimana (jarak 95 mil).
Kapal dengan berat 1.068 TG (Tonnage Gross) ini berkapasitas penumpang sebanyak 420 orang dan 25 kendaraan roda empat (R4).
Ada tiga jenis tiket yang dijual untuk melayani rute keberangkatan ini, meliputi VIP, bisnis dan ekonomi.
"Setelah koordinasi, fasilitas (tiket) yang mereka sediakan berjumlah 40, bisnis 100, dan selebihnya kelas ekonomi," rincinya.(*)