Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Viral

Pria di Bantul Ini Bunuh Pacarnya, Karena Masih Sayang, Dia Tidur Bersama Kerangkanya Selama 2 Pekan

Setelah dibunuh, pria bernama M Rafy Ramadhan itupun tinggal serta hidup bersama dengan jenazah pacarnya. Dia mengakui bahwa dia masih sayang

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Pria di Bantul Ini Bunuh Pacarnya, Karena Masih Sayang, Dia Tidur Bersama Kerangkanya Selama 2 Pekan
Kolase: Dok Humas Polres Bantul
PRIA BUNUH PACAR - (Kiri) Polisi melakukan olah TKP kasus dugaan pembunuhan pacar di Sabdodadi, Bantul, Bantul, Kamis (20/3/2025) malam dan (Kanan) Foto kerangka korban. M Rafy Ramadhan mengungkapkan bahwa dirinya masih sayang ke kekasihnya hingga akihrnya dia kerap tidur dengan kerangka sang kekasih selama dua pekan. 

Pada 7 Desember 2024, ia menemukan jenazah korban sudah menjadi kerangka.

Rafy kemudian memasukkannya ke dalam trash bag berlapis dan koper, lalu membawanya ke sebuah penginapan di Kaliurang, Sleman, untuk dibersihkan kembali.

Setelah itu, Rafy membawa kerangka tersebut ke rumah orang tuanya di Bantul.

Ia juga membakar beberapa barang milik korban, seperti selimut, pakaian, dan pernak-pernik, untuk menghilangkan jejak.

Pelaku Tenang Saat Diperiksa

Edy mengungkapkan, Rafy terlihat tenang saat diperiksa polisi.

"Dia tidak grogi sama sekali. Padahal, ini kasus besar," ujarnya.

Rafy diketahui berasal dari keluarga terpandang dan berkecukupan.

Kakeknya pernah menjadi pejabat pemerintah kalurahan di Bantul.

Namun, orang tua Rafy telah bercerai, dan ia tinggal bersama ibunya di Sabdodadi sebelum akhirnya kembali ke rumah ayahnya di Gading Lumbung.

Motif Masih Diselidiki

Polisi masih mendalami motif pembunuhan ini.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan, "Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku."

Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan kecurigaan mereka karena korban sudah lama tidak terlihat, sementara motornya digunakan oleh Rafy.

Kini, Rafy ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Dampak pada Warga Sekitar

Kasus ini menimbulkan shock di kalangan warga Gading Lumbung.

Edy mengaku, banyak warga yang tidak menyangka Rafy bisa melakukan tindakan keji seperti itu.

"Keluarga Rafy dikenal baik dan terpandang. Ini benar-benar di luar dugaan," ujarnya.

Sementara itu, keluarga korban dan keluarga pelaku masih berusaha memproses kejadian tragis ini.

Masyarakat berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi Enggal Dika Puspia, korban yang kehilangan nyawa dalam tragedi mengerikan ini. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved