Berita Viral
Pria di Bantul Ini Bunuh Pacarnya, Karena Masih Sayang, Dia Tidur Bersama Kerangkanya Selama 2 Pekan
Setelah dibunuh, pria bernama M Rafy Ramadhan itupun tinggal serta hidup bersama dengan jenazah pacarnya. Dia mengakui bahwa dia masih sayang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dgkmdfgnjkm.jpg)
Kepala Dukuh Gading Lumbung, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Bantul, Edy Purnama, mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak mengetahui adanya kasus pembunuhan ini.
Ia baru tersadar setelah diminta polisi datang ke rumah orang tua Rafy pada Kamis (20/3/2025).
"Saya pikir ini kasus narkoba karena polisi memasang garis polisi di halaman rumah.
Ternyata, Rafy disuruh membongkar isi tiga trash bag dan dua koper besar," kata Edy, Jumat (21/3/2025).
Proses Penemuan Kerangka Korban
Edy menceritakan, polisi meminta Rafy memilah isi trash bag dan koper tersebut.
Di dalamnya, ditemukan kerangka manusia yang masih utuh.
"Tulang itu disusun rapi, dari tengkorak sampai ujung kaki. Tidak ada bau menyengat karena sudah dibersihkan," ujarnya.
Kerangka tersebut kemudian dibawa oleh tim Dokkes Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Edy, tulang itu sempat disimpan di jok motor milik korban sebelum akhirnya dibawa ke rumah orang tua Rafy.
Upaya Menghilangkan Jejak
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rafy membunuh Enggal Dika Puspia di sebuah kamar kos di Kalurahan Sabdodadi, Bantul, pada 25 September 2024.
Setelah membunuh korban dengan cara mencekik, Rafy membersihkan jenazah dan menyimpannya di kamar kosnya.
Namun, setelah dua minggu, bau menyengat mulai tercium.
Rafy pun memindahkan jenazah ke kontrakan temannya di Condongcatur, Sleman.