Berita Viral
Pria di Bantul Ini Bunuh Pacarnya, Karena Masih Sayang, Dia Tidur Bersama Kerangkanya Selama 2 Pekan
Setelah dibunuh, pria bernama M Rafy Ramadhan itupun tinggal serta hidup bersama dengan jenazah pacarnya. Dia mengakui bahwa dia masih sayang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dgkmdfgnjkm.jpg)
Setelah membunuh, tersangka menyimpan mayat korban dan sempat tinggal bersama jenazah hingga 9 Oktober 2024.
Karena bau yang sangat menyengat, Rafy akhirnya meninggalkan jenazah korban.
Pada 7 Desember 2024, sekitar pukul 13.00 WIB, Rafy memindahkan mayat tersebut karena masa kontrakan sudah habis.
Rafy mengungkapkan bahwa selama dua pekan setelah kematian korban, dia tinggal bersama jenazah meskipun sudah tidak tahan dengan baunya.
Sesekali, Rafy datang untuk mengisi token listrik di kontrakan tersebut, namun akhirnya harus pindah karena kontrakan telah berakhir.
“Saat saya membuka kamar itu, saya sudah melihatnya menjadi kerangka. Pada saat itu, saya sudah berniat untuk menguburnya, tetapi saya tidak memiliki lahan untuk itu,” ujar Rafy.
"Saya akhirnya memutuskan untuk menyimpan kerangka tersebut sampai saya menemukan tempat yang tepat untuk menguburkannya," tambahnya.
Jadi Tulang Belulang
Jasad gadis 23 tahun ditemukan sudah jadi tulang belulang dalam koper, berawal dari kamar kos yang dijadikan tempat oleh pacar habisi kekasih , pelaku dari keluarga terpandang atau bukan orang sembarangan.
Si gadis 23 tahun itu bernama Enggal Dika Puspita (23), ia adalah pacar atau kekasih dari M Rafy Ramadhan.
Ternyata, gadis 23 tahun itu merupakan korban pembunuhan dari pacar nya, dan kasus itu menggemparkanwarga Bantul, Yogyakarta, sejak September 2024.
Kini, kasus pembunuhan gadis 23 tahun itu terungkap dan misteri hilangnya gadis 23 tahun itu terpecahkan pada Kamis, (20/3/2025).
Selama 7 bulan, Rafy berhasil menghilangkan jejak kejahatannya, hingga jasad gdais 23 tahun itu membusuk hingga jadi tulang belulang.
Kejinya Rafy, ia membersihkan jasad Enggal Dika Puspita, memasukkannya ke dalam kantong sampah, dan memindahkan mayat tersebut ke rumah orang tuanya di Padukuhan Gading Lumbung, Donotirto, Kretek, Bantul.
Awal Terungkapnya Kasus