Kultum Ramadan 2025
Kultum Ramadan: Rasul Tuli - Mengungkap Sejarah Bulan Suci Ramadan
Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan, bulan yang didalamnya terdapat sebuah ibadah yang hanya dikhususkan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Minarti Mansombo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo--Dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan, mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Rasul Tuli, menyampaikan kultum bertajuk “Mengungkap Sejarah Bulan Suci Ramadan".
Kultum ini mengajak umat Islam untuk memahami keistimewaan bulan Ramadan dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Diketahui sebanyak 30 Mahasiswa Ilmu Hadist IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan TribunGorontalo.com dalam program Kultum Ramadan.
Program tersebut akan tayang di media sosial YouTube dan Facebook TribunGorontalo.com setiap pukul 17.00 Wita.
Dalam pembukaannya, Rasul mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan masih bisa bertemu Ramadan tahun ini.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Ternate - Surabaya April 2025: Ada 3 Keberangkatan KM Nggapulu dan KM Dorolonda
Dia mengatakan bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan, bulan yang didalamnya terdapat sebuah ibadah yang hanya dikhususkan pada bulan ini, yang telah kita nantikan kedatangannya sejak dua bulan sebelumnya ibadah yang pahalanya langsung dibalas oleh Allah SWT tanpa mengurangi pahala ibadah yang lain.
Sebagaimana kata Allah dalam Hadist Qudsinya, "Puasa itu untuk Allah dan Allah sendiri yang akan membalasnya," Rasul menjelaskan hadist ini memberikan motivasi kepada umat islam untuk memperbanyak amal soleh di bulan Ramadan.
Kata Rasul Ibadah yang menguji mentalitas dan kejujuran kita kepada Allah SWT Ibadah itu ialah ibadah Puasa.
Namun sebelum jauh berbicara tentang Puasa marilah kita sedikit belajar tentang sejarah bulan suci Ramadan.
Rasul mengatakan kenapa dinamakan bulan Ramadan? Sebagaimana Ulama menjelaskan tentang makna dan arti dari Ramadhan itu sendiri
1. Ramadan berasal dari Bahasa arab رمض : Panas
هو الذي يشتد فيه الحر في جزيرة العرب
Artinya: "Karena di negara arab ketika bulan Ramadhan bertepatan dengan musim panas, diibaratkan seperti halnya orang berpuasa tenggorokanya panas setelah seharian penuh berpuasa".
Baca juga: Main Jam Berapa Timnas Indonesia Vs Bahrain? Ini Kans Tim Asuhan Patrick Kluivert Lolos Piala Dunia
2.Ramadan juga diartikan sesuatu yang panas yang mengakibatkan terbakar.
لأنه يرمض الذنوب أي يحرقها بالأعمال الصالحة
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kultum-Ramadan-shdgfsdf.jpg)