UMKM Gorontalo
Tak Cuma Kejar Cuan! Dua Pengusaha Gorontalo Buka Mebel Justru Demi Rekrut Pemuda Putus Sekolah
Di bulan Ramadan, usaha mereka buka dari pukul 09.00 Wita hingga 03.00 Wita, sementara di bulan lain mereka buka hingga pukul 17.00 Wita.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/USAHA-MEBEL-Dua-pengusaha-di-Kelurahan-Molosifat-W-Kota-Gorontalo.jpg)
Saat permintaan meningkat, mereka kerap melibatkan tenaga tambahan untuk menyelesaikan pesanan dengan cepat.
Menjelang Ramadan, usaha mebel ini mengalami lonjakan permintaan reparasi kursi sofa.
Namun, tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah ketiadaan armada angkut untuk mengantar dan menjemput barang pelanggan.
"Kami masih harus menyewa kendaraan, dan itu tentu menambah biaya operasional kami," ungkapnya.
Meski demikian, Herman dan Kasman tetap optimis dengan usaha mereka.
Mereka bahkan berencana memberi nama resmi untuk usaha ini dalam waktu dekat.
Saat ini, mereka beroperasi di Kelurahan Molosifat, Kompleks Kost Dua Putri, dekat Taman Merah Putih Molosifat.
Di bulan Ramadan, usaha mereka buka dari pukul 09.00 Wita hingga 03.00 Wita, sementara di bulan lain mereka buka hingga pukul 17.00 Wita.
"Kalau Ramadan kami fokus reparasi, tapi di luar Ramadan kami biasa membuat perabot baru," tutup Herman. (***)
| Kala Coffee, Simbol Keuletan 3 Anak Muda Gorontalo Rintis Usaha Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Muh Ardiansah, Usaha Kopi Jadi Penopang Kuliah S2 di Gorontalo |
|
|---|
| 16 Ribu UMKM Gorontalo, Didominasi Anak Muda dengan Tren Street Cafe |
|
|---|
| Lapak Arifal di Kota Gorontalo Jadi Tempat Penitipan Kue, Syaratnya Tidak Boleh Sama Jenis |
|
|---|
| 10 Tahun Berdiri di Gorontalo, Warkop Hobbies Pertahankan Nuansa Klasik '90-an |
|
|---|