UMKM Gorontalo
Tak Cuma Kejar Cuan! Dua Pengusaha Gorontalo Buka Mebel Justru Demi Rekrut Pemuda Putus Sekolah
Di bulan Ramadan, usaha mereka buka dari pukul 09.00 Wita hingga 03.00 Wita, sementara di bulan lain mereka buka hingga pukul 17.00 Wita.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/USAHA-MEBEL-Dua-pengusaha-di-Kelurahan-Molosifat-W-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua pengusaha asal Kelurahan Molosifat W, Kota Gorontalo, memutuskan membuka usaha mebel.
Menariknya, tujuan Herman Prayogo Mozin dan Kasman Mohammad bukan hanya untuk mencari keuntungan pribadi.
Mereka justru ingin memberikan kesempatan kerja bagi pemuda, khususnya mereka yang putus sekolah.
"Ini merupakan impian kita bersama untuk membuka usaha, yang bukan saja menghasilkan uang untuk kita tetapi juga menjadi lapangan kerja bagi masyarakat sekitar," ujar Herman saat diwawancarai Tribun Gorontalo, Kamis (20/3/2025).
Awal mula usaha ini bermula dari perbincangan Herman dan Kasman yang memiliki visi yang sama.
Mereka kemudian mengajak Alwin Djafar (27), seorang pemuda dari komunitas Molosifat W Bangkit yang memiliki keterampilan dalam pembuatan serta reparasi kursi.
Rumah Kasman pun dijadikan lokasi usaha, dengan Herman menyediakan peralatan mebel.
Meski modal awal mereka terbatas, usaha tersebut akhirnya resmi berjalan pada April 2023.
Dalam pembagian tugas, Kasman bertanggung jawab membongkar kursi.
Sementara Alwin membuat kursi serta perabotan lainnya.
Lalu Herman fokus pada pemasaran.
Seiring berjalannya waktu, usaha mereka berkembang.
Mereka pun mulai mempekerjakan lebih banyak orang, termasuk seorang penjahit lokal.
"Kami ajak beliau untuk berkembang bersama, ketimbang beliau kesulitan mencari pemasukan di tempat lain," jelas Herman.
Mereka juga aktif mengajak anak muda, terutama yang putus sekolah, untuk bergabung dalam usaha ini.
| Kala Coffee, Simbol Keuletan 3 Anak Muda Gorontalo Rintis Usaha Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Muh Ardiansah, Usaha Kopi Jadi Penopang Kuliah S2 di Gorontalo |
|
|---|
| 16 Ribu UMKM Gorontalo, Didominasi Anak Muda dengan Tren Street Cafe |
|
|---|
| Lapak Arifal di Kota Gorontalo Jadi Tempat Penitipan Kue, Syaratnya Tidak Boleh Sama Jenis |
|
|---|
| 10 Tahun Berdiri di Gorontalo, Warkop Hobbies Pertahankan Nuansa Klasik '90-an |
|
|---|