Berita Kota Gorontalo

Adhan Dambea Sebut Perluasan Kota Gorontalo Belum jadi Prioritas Kerjanya

Gusnar bahkan bertemu langsung dengan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, untuk bahas

Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Landscape Kota Gorontalo dari ketinggian 74 Mdpl. Gorontalo jadi kota terpanas di Indonesia per 2022 oleh data BMKG. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Rencana perluasan wilayah Kota Gorontalo tampaknya belum menjadi prioritas bagi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Saat diwawancarai oleh TribunGorontalo.com, Adhan menegaskan bahwa pihaknya saat ini lebih fokus pada penanganan berbagai persoalan mendesak.

Hal-hal yang langsung berdampak pada masyarakat itu seperti sistem drainase, pengelolaan sampah, serta pencegahan banjir.

"Kita masih fokus pada saluran air dan semacamnya di Kota Gorontalo. Masalah lingkungan dan infrastruktur ini yang harus segera kita atasi," ujar Adhan, Selasa (18/3/2025).

Baca juga: Lapor Dishub Jika Temui Pungli di Pasar Senggol Kota Gorontalo

Menurutnya, rencana perluasan wilayah tersebut merupakan domain Gubernur Gusnar Ismail, yang memang memiliki kewenangan dalam kebijakan tersebut.

"Biarlah Gubernur Gusnar yang sibuk (mengurus) dengan itu," tambahnya.

Sebelumnya, perluasan wilayah Kota Gorontalo menjadi perhatian Gubernur, Gusnar Ismail saat lawatannya ke Ibukota RI, Jakarta, Jumat (14/3/2025).

Gusnar bahkan bertemu langsung dengan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, untuk bahas persoalan ini. 

Dalam pertemuan itu, tampak Gusnar berbincang serius dengan Safrizal terkait peluasan wilayah Ibukota Gorontalo tersebut. 

Sebagai informasi, luas Kota Gorontalo yang hanya 64,79 km⊃2; dibandingkan dengan luas Provinsi Gorontalo yang mencapai 12.025 km⊃2;.

Artinya, Kota Gorontalo hanya mencakup sekitar 0,54 persen dari total luas Provinsi Gorontalo.

Ini berarti wilayah administrasi Kota Gorontalo sangat kecil dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lain di provinsi tersebut.

Dengan luas yang terbatas, Kota Gorontalo berpotensi memiliki kepadatan penduduk yang lebih tinggi dibandingkan wilayah kabupaten di sekitarnya.

Baca juga: Pengerukan Material di Saluran Drainase Talumolo Gorontalo Dimulai, Warga Berharap Rutin Dilakukan

Wajar Gubernur Gusnar Ismail yang menyebutkan bahwa kota ini semakin padat dan membutuhkan perluasan wilayah.

Menurut Gusnar, perluasan adalah solusi atas keterbatasan lahan akibat kepadatan penduduk, peningkatan volume kendaraan, serta kebutuhan ruang hijau dan kawasan perkantoran bagi investor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved