Selasa, 10 Maret 2026

Suami Tikam Istri di Boalemo

5 Fakta Menarik Kasus Suami Tikam Istri di Boalemo Gorontalo yang Dipicu Sebatang Rokok

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari insiden yang mengakibatkan meninggalnya Nirpan Dulambuti setelah ditikam oleh suaminya, Ronald Entengo

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 5 Fakta Menarik Kasus Suami Tikam Istri di Boalemo Gorontalo yang Dipicu Sebatang Rokok
freePic
ILUSTRASI -- pria pegang pisau. SUAMI TIKAM ISTRI - hanya gara-gara tak diberi uang rokok, suami tega tikam istrinya. 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloKasus suami tikam istri di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, meninggalkan banyak fakta menarik.

Adapun kejadian itu terjadi pada Senin, 17 Februari 2025, di Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari insiden yang mengakibatkan meninggalnya Nirpan Dulambuti setelah ditikam oleh suaminya, Ronald Entengo (Onal):

1.Permintaan Uang Sebesar Rp 5.000 Menjadi Pemicu Konflik

Insiden tragis ini berawal dari permintaan Onal kepada Nirpan untuk diberikan uang Rp 5.000, yang ingin digunakan untuk membeli rokok.

Namun, karena Nirpan tidak dapat memberikan uang tersebut, pertengkaran pun pecah di antara keduanya.

Permintaan sederhana tersebut ternyata menjadi pemicu utama bagi kejadian yang berujung pada penikaman.

2. Kekerasan Fisik yang Sudah Berulang Kali

Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa Nirpan bukan kali pertama menjadi korban kekerasan fisik oleh suaminya.

Pada 14 Februari 2025, Nirpan bahkan sempat mengunjungi rumah kakak iparnya dan menceritakan tentang penderitaan yang ia alami selama ini.

Nirpan mengungkapkan bahwa Onal sering melakukan kekerasan terhadapnya, sebuah fakta yang menambah keprihatinan atas kondisi rumah tangga mereka.

3. Penikaman Mengakibatkan Kematian Setelah Beberapa Jam

Setelah ditikam, Nirpan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tani dan Nelayan di Desa Hungayonaa.

Meski sempat mendapatkan perawatan intensif, Nirpan menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 21.00 Wita pada hari yang sama.

Kematian Nirpan setelah beberapa jam perawatan menjadi sorotan publik, mengingat kejadian ini berawal dari pertengkaran yang tampaknya sepele.

4. Pelaku Melarikan Diri dan Mengaku pada Orang Tua 

Setelah menikam istrinya, Onal melarikan diri menuju rumah orang tuanya di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta.

Di sana, ia mengaku kepada ayahnya bahwa ia telah menikam istrinya.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pelaku sempat berusaha melarikan diri, ia tetap mengakui perbuatannya kepada keluarganya.

Diketahui begitu kena tikam, Nirpan langsung dibawa ke Rumah Sakit Tani dan Nelayan, yang terletak di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta.

Rumah sakit ini terletak tidak jauh dari lokasi kejadian, sehingga memungkinkan saksi untuk segera membawa korban ke rumah sakit setelah melihatnya terkapar.

5. Penyelidikan Polisi Berlanjut

Pihak Polres Boalemo terus melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini.

Selain memeriksa Onal, pihak kepolisian juga memintai keterangan dari saksi-saksi yang ada di tempat kejadian.

Hingga saat ini, penyelidikan terus berlanjut untuk mengetahui lebih lanjut tentang latar belakang kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi antara pasangan suami istri tersebut.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved