Suami Tikam Istri di Boalemo
5 Fakta Menarik Kasus Suami Tikam Istri di Boalemo Gorontalo yang Dipicu Sebatang Rokok
Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari insiden yang mengakibatkan meninggalnya Nirpan Dulambuti setelah ditikam oleh suaminya, Ronald Entengo
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-pria-pegang-pisau.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kasus suami tikam istri di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, meninggalkan banyak fakta menarik.
Adapun kejadian itu terjadi pada Senin, 17 Februari 2025, di Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.
Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari insiden yang mengakibatkan meninggalnya Nirpan Dulambuti setelah ditikam oleh suaminya, Ronald Entengo (Onal):
1.Permintaan Uang Sebesar Rp 5.000 Menjadi Pemicu Konflik
Insiden tragis ini berawal dari permintaan Onal kepada Nirpan untuk diberikan uang Rp 5.000, yang ingin digunakan untuk membeli rokok.
Namun, karena Nirpan tidak dapat memberikan uang tersebut, pertengkaran pun pecah di antara keduanya.
Permintaan sederhana tersebut ternyata menjadi pemicu utama bagi kejadian yang berujung pada penikaman.
2. Kekerasan Fisik yang Sudah Berulang Kali
Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa Nirpan bukan kali pertama menjadi korban kekerasan fisik oleh suaminya.
Pada 14 Februari 2025, Nirpan bahkan sempat mengunjungi rumah kakak iparnya dan menceritakan tentang penderitaan yang ia alami selama ini.
Nirpan mengungkapkan bahwa Onal sering melakukan kekerasan terhadapnya, sebuah fakta yang menambah keprihatinan atas kondisi rumah tangga mereka.
3. Penikaman Mengakibatkan Kematian Setelah Beberapa Jam
Setelah ditikam, Nirpan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tani dan Nelayan di Desa Hungayonaa.
Meski sempat mendapatkan perawatan intensif, Nirpan menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 21.00 Wita pada hari yang sama.
Kematian Nirpan setelah beberapa jam perawatan menjadi sorotan publik, mengingat kejadian ini berawal dari pertengkaran yang tampaknya sepele.