Berita Boalemo
Main Takraw di Tanah Bekas Banjir, Remaja di Boalemo Gorontalo Minta Pemerintah Bangun Lapangan
Belasan remaja di Desa Mohungo, Boalemo Gorontalo minta pemerintah segera membangun lapangan takraw untuk menjadi fasilitas publik yang dapat dinikmat
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/swrtjry.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Belasan remaja asal Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo menghabiskan waktu sore dengan bermain takraw.
Permainan bola ini dilakukan mereka di atas tanah bekas banjir beberapa bulan lalu.
Tanah bekas banjir yang telah kering itupun berubah menjadi tanah berdebu.
Tanah itu yang digunakan oleh remaja ini untuk menjadi lapangan sementara untuk bermain takraw.
Pantauan TribunGorontalo.com, Sabtu (15/2/2025) sore kaki hingga pakaian dari remaja yang sedang bermain sepak takraw ini dipenuhi oleh debu.
Salah satu remaja yang ikut bermain takraw, Alim Pulubuhu mengatakan dirinya setiap sore kerap menghabiskan waktu luangnya dengan bermain sepak takraw.
Baca juga: Nelayan di Boalemo Gorontalo Prediksi Harga Ikan Naik Sebelum Ramadan Tiba
Meskipun tempat mereka bermain dipenuhi oleh debu, namun itu tak membuat semangatnya pudar.
"Ya walaupun banyak sekali debu, sangat seru untuk mencari keringat di sore hari, hitung-hitung olah raga," ungkapnya kepada Tribungorontalo.com, Sabtu (15/2/2025) sore menjelang magrib.
Untuk dapat bermain sepak takraw, kata Alim, perlengkapannya pun dibeli dengan menggunakan dana swadaya milik mereka.
Alim dan sebagian remaja di Desa Mohungo ini mengumpulkan uang seadanya untuk membeli perlengkapan takraw seperti net dan bola.
Seiring berjalannya waktu, net dan bola pun nampak usang, padahal kata Alim, di Kabupaten Boalemo memiliki potensi melahirkan atlet takraw sangatlah besar.
Baca juga: Kondisi Wisata Kuliner Tilamuta Boalemo Gorontalo Memprihatinkan, Warga Minta Pemerintah Perbaiki
Hanya saja terkendala pada fasilitas publik yang bisa menunjang.
"Di mohungo ini ada banyak bakat dari anak muda yang hebat bermain takraw, tapi memang tidak di tunjang dengan fasilitas yang memadai," jelasnya.
Saat ini yang paling dibutuhkan oleh para remaja itu adalah lapangan serta fasilitas pendukung untuk bermain takraw.
Sehingga Alim berharap adanya uluran tangan dari pemerintah setempat untuk menyediakan fasilitas tersebut.