Selasa, 10 Maret 2026

Cap Go Meh Gorontalo

Indri Pakaya Ajak Keluarga Liat Atraksi Barongsai di Perayaan Cap Go Meh Gorontalo

Ribuan warga Kota Gorontalo mendatangi lokasi perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu 12 Februari 2025 sore.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Indri Pakaya Ajak Keluarga Liat Atraksi Barongsai di Perayaan Cap Go Meh Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/JEFRY POTABUGA
CAP GO MEH - Perayaan cap go meh umat Kelenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Perayaan ini mendapat perhatian warga Gorontalo yang datang melihat antraksi pada Selasa malam (12/2/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Ribuan warga Kota Gorontalo mendatangi lokasi perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu 12 Februari 2025 sore.

Atraksi barongsai digelar di Kelenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo, mulai Rabu sore hingga malam

Indri Pakaya (28) asal Warga Moodu, Kota Gorontalo mengaku dirinya mengajak orangtuanya, dan anaknya.

"Saya datang ke sini bersama keluarga saya, anak-anak saya juga saya ajak," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu malam (12/2)2025).

Delapan orang anggota keluarga yang datang bersamanya untuk melihat perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo

Ia mengatakan berangkat dari rumah sejak pukul 17.30 Wita

Menurutnya, perayaan ini memang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Gorontalo, sehingga ia tidak ingin ketinggalan momen

"Samua bagus tapi yang memotong badan sama wajah itu kami takut apalagi anak saya," ujarnya.

Ika Uno (30) asal Talumolo, Kota Gorontalo menyebutkan kegiatan dalam perayaan Cap Go Meh ini menghibur warga sekitar.

"Bagus kegiatan ini, sangat menghibur kami warga lokal," jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan ini berkurang ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Begitu juga dengan waktu pelaksanaan sedikit terlambat sehingga warga banyak yang menunggu lama.

"Ini waktu kegiatannya sedikit terlambat begitu juga peserta saya liat hanya sedikit. Padahal tahun lalu sangat banyak," jelasnya.

Dia tidak ingin ketinggal momen saat atraksi sehingga data pada pukul 17.00 Wita.

Ismail M. Iyonu (40) warga asal Jalan Gelatik menambahkan bahwa dagangnya sangat laku karena kegiatan ini. Ismail berjualan es krim, ia mulai berjualan pukul 16.00 wita.

"Alhamdulillah dagangan saya bisa terbantu, bisa dapat lebihlah," jelasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved