Banjir Gorontalo
Warga Kayu Bulan Keluhkan Bantuan Banjir Tak Kunjung Diterima, BPBD Kabupaten Gorontalo Membantah
Harapan besar tertuju kepada pemerintah agar distribusi bantuan dapat lebih merata dan menjangkau seluruh warga terdampak, khususnya di wilayah yang m
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah warga di Lingkungan Lima, Kelurahan Kayu Bulan, Kabupaten Gorontalo, masih mengeluhkan belum diterimanya bantuan dari pemerintah, meski banjir besar telah melanda wilayah mereka selama dua minggu terakhir.
Wilayah Kayu Bulan, Limboto, hingga kini belum juga surut, sehingga warga masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keluhan ini pun mendapat tanggapan dari Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Marzan Yusuf, yang membantah tudingan tersebut.
Menurut Marzan, pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo, telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Baca juga: Inilah Daftar 55 Situs di Gorontalo Diusulkan jadi Kawasan Geopark Nasional 2026
"Kemarin Pak Bupati beserta jajaran pimpinan OPD telah menyerahkan bantuan ke Kayu Bulan," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/2/2025).
Marzan meminta agar keluhan warga tersebut dikonfirmasi langsung ke Kelurahan Kayu Bulan, mengingat penyaluran bantuan telah diserahkan kepada pemerintah setempat.
"Coba di cross-check ke Lurah Kayu Bulan, Pak," cuitnya.
Namun, sejumlah warga tetap mengungkapkan bahwa mereka belum menerima bantuan apa pun.
Rusmin Abdullah, warga Kayu Bulan, menuturkan bahwa selama banjir, dirinya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Meski demikian, ia menyatakan akan menerima apa pun bentuk bantuan yang diberikan.
"Kalau ada, saya akan ambil bantuannya. Tapi kalau tidak ada, ya tidak apa-apa," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com.
Saat ini, Rusmin mengungsi di rumah tetangga yang sudah tidak tergenang banjir. Ia juga harus merawat suaminya yang telah menderita stroke selama lima tahun.
"Saya tinggal di rumah tetangga. Suami saya sudah stroke lima tahun. Anak saya dua orang laki-laki, mereka bekerja di Ternate," tuturnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Nani Abdullah, warga asal Kayu Bulan, yang menyatakan bahwa warga membutuhkan bantuan obat-obatan.
"Kami butuh obat-obatan karena saat ini kami terkena penyakit kutu air," tegasnya.
Banjir Setinggi Betis Rendam Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Akibat Hujan Deras, 3 Kecamatan di Gorontalo Utara Diterjang Banjir |
![]() |
---|
Saluran Air Leato Utara Gorontalo Mendesak untuk Dikeruk! Potensi Air Banjir Terjang Rumah Warga |
![]() |
---|
Deras Banjir di Kali Mati Kelurahan Talumolo Gorontalo, Warga Was-was Air Meluap |
![]() |
---|
Pengungsi Banjir Telaga Gorontalo Protes, Minta Bantuan Dibagi Rata |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.